Kere Munggah Bale

- Kamis, 9 September 2021 | 22:27 WIB
foto: Dr KH Ahmad Darodji MSi, Ketua Umum MUI Jawa Tengah (sm/dok)
foto: Dr KH Ahmad Darodji MSi, Ketua Umum MUI Jawa Tengah (sm/dok)

MENURUT Kamus Besar Bahasa Indonesia kata kere berarti orang yang sangat miskin dan gembel.

Karena dia sangat miskin maka kalau tidur dia hanya beralaskan tikar. Itupun bukan tikar yang baru, tetapi tikar bekas yang sudah lusuh.

Tidak ada kemampuan baginya untuk memiliki bed atau amben atau bale untuk alas tidurnya, sehingga ketika dia berobah menjadi tidur di atas dipan atau bale sudah menjadi bahan gunjingan.

Ya menjadi bahan sindiran karena dipan yang dipakainya bukan atas usaha dan keringatnya sendiri tetapi karena nasib dia dijadikan isteri atau suami oleh orang kaya.

Bisa dikatakan dia menjadi "orang kaya mendadak".

Sindiran itu biasanya datang dari orang yang iri atas nasib baik yang menimpa orang miskin itu.

Terkadang ucapan itu juga datang dari orang yang menyindirnya karena mantan miskin itu lupa kepada teman-teman lamanya.

Bisa juga sindiran itu datang dari seseorang karena si miskin yang naik peringkat itu tidak pernah menunjukkan terima kasihnya kepada orang yang mengangkatnya.

Dia bergaya seakan pergantian posisi itu diperoleh semata karena usaha dan prestasinya sendiri.

Namun kalau kita berfikir jernih dan percaya kepada kekuasaan Tuhan, maka hal itu tak perlu kita permasalahkan.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Suka Marah-marah? Begini Cara Meredamnya

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 23:25 WIB

Ini 8 Nama Neraka dan Kriteria Calon Penghuninya

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 17:53 WIB

Mengenal Puasa Daud, Ini Dia Keutamaannya

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 06:29 WIB

Teladan Suci Keluarga Rasullah SAW

Kamis, 21 Oktober 2021 | 23:28 WIB

Mumpung Padang Rembulane, Mumpung Jembar Kalangane

Kamis, 21 Oktober 2021 | 23:22 WIB

Penjalin Rotan Kiai Imam Sarang

Kamis, 21 Oktober 2021 | 23:17 WIB

Transformasi Digital Pesantren

Kamis, 21 Oktober 2021 | 23:10 WIB
X