Selamatkan Anak dari Narkoba

- Kamis, 9 September 2021 | 22:10 WIB
Dr H Multazam Ahmad MA, Sekretaris MUI Jateng,Ketua Gerakan Nasional Antinarkoba (GANAS ANNAR) MUI Jawa Tengah. (suaramerdeka.com/dok)
Dr H Multazam Ahmad MA, Sekretaris MUI Jateng,Ketua Gerakan Nasional Antinarkoba (GANAS ANNAR) MUI Jawa Tengah. (suaramerdeka.com/dok)

Oleh: Multazam Ahmad*

TIDAK disadari pada Pandemi Covid 19, peredaran narkoba justru meningkat tajam. Narkoba kurang mendapat perhatian karena saat ini kita sedang kosentrasi menuntaskan Covid 19.

Bahkan gerakan melawan bahaya narkoba sudah tidak terdengar. Dalam situasi yang rawan ini dimanfaatkan para pedagang narkoba.

Sangat ironis dan prihatin, selama 1.5 tahun anak-anak kita tidak bersekolah, diberi iming-iming untuk menjadi kurir narkoba yang sangat menjajikan memeroleh pendapatan untuk uanga jajan.

Pada 20 Januari 2015, Indonesia ditetapkan berada dalam status darurat narkoba dan kejahatan yang luar biasa (extra ordinary crime) Pendukung kondisi darurat saat itu, pengguna sudah mencapai 4,5 juta orang di seluruh Indonesia.

Data Badan Narkotika Nasional (BNN) Pada 2021, darurat narkoba diperkuat bahwa, prevalensi penyalahgunakan narkoba di Indonesia mencapai 1.80% atau sekitar 3.419,188 jiwa.

Ditengah pandemi Covid-19, penyalahgunakan narkoba bukanlah berkurang, tapi justru malah beredar secara masif. Transaksi berbagai jenis narkoba seperti, sabu-sabu, tembakau gorila, ganja, ekstasi, putau, selalu hadir setiap hari (SM, 22/6).

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah Brigjen Pol Benny Gunawan , prevalensi penyalahgunaaan narkoba di Jawa Tengah mengalami kenaikan signifikan yakni, mencapai 1.3 % atau sekitar 159.081 jiwa, dan mendapat ranking urutan ke 4 jumlah terbanyak se-Indonesia.

Dengan kata lain angka 180 dari 10.000 penduduk Indonesia umur 15-64 sudah terpapar narkoba. Inilah yang merupakan keprihatinan dan renungan kita bersama.

Menurut hemat penulis, negara Indonesia sedang menghadapi empat persoalan yang serius dan pelik yakni, peningkatnya penyalahgunakan narkoba yang sangat masif di era pademi covid 19, terorisme, radikalisme, dan korupsi.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Lirik Sholawat Huwannur dengan Latin dan Artinya

Jumat, 30 September 2022 | 11:39 WIB

Meneladani Keluarga Nabi

Jumat, 30 September 2022 | 10:12 WIB

Pitutur: Sekti Tanpa Aji-aji

Jumat, 30 September 2022 | 09:44 WIB

Strategi “Perang” Rasulullah dalam Berbisnis

Jumat, 30 September 2022 | 08:26 WIB

Sholawat Robbahu Inna Munaya dengan Latin dan Artinya

Kamis, 29 September 2022 | 13:47 WIB

Amalkan, 5 Doa Mujarab untuk Meminta Jodoh Terbaik

Kamis, 29 September 2022 | 12:10 WIB
X