Islam Wasathiyah Perlu Dikembangkan sampai Afghanistan

- Selasa, 31 Agustus 2021 | 08:12 WIB
Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) 2001 dan Wakil Ketua PBNU 2010-2015 Dr KH As’ad Said Ali. (suaramerdeka.com / dok)
Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) 2001 dan Wakil Ketua PBNU 2010-2015 Dr KH As’ad Said Ali. (suaramerdeka.com / dok)

JERMAN, suaramerdeka.com - Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) 2001 dan Wakil Ketua PBNU 2010-2015 Dr KH As’ad Said Ali mengatakan, ajaran Islam Wasathiyah memiliki landasan teologis,sosiologis, dan historis yang kuat di Indonesia.

"Nilai-nilai moderat, keadilan, kebebasan,keberagaman dalam Islam Wasathiyah mampu menciptakan Islam yang transformatif, lentur dan luwes, sehingga mampu mengambil nilai-nilai positif dari perubahan sekaligus menjaga nilai-nilai lama baik," tegasnya saat menjadi pembicara Ngaji Kebangsaan bersama Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Jerman, Sabtu (28/8).

Ketua Tanfidziah PCINU Jerman Muhammad Rodlin Billa menjelaskan, ngaji dengan tema “Membumikan Islam Wasathiyah di Tengah Dinamika Politik Global” diikuti diaspora Nahdlatul Ulama di kawasan Eropa Barat secara virtual.

Selain Wakil Ketua Badan Intelijen Negara (BIN) 2001 dan Wakil Ketua PBNU 2010-2015 Dr KH As’ad Said Ali tampil sebagai pembicara Chairman The Lead Institute Universitas Paramadina Dr. Phil Suratno MA.

Baca Juga: Ada Tren Melandai dan Meningkat, Airlangga: Mobilitas di Wilayah Luar Jawa-Bali Perlu Terus Ditekan

Menurut Kiai As’ad Ali, dialog antar peradaban khususnya Barat dengan Islam harus terus dilakukan tidak saja untuk menciptakan pemahaman yang sama namun juga untukmengurangi ketegangan.

"Peran sejarah NU dan Muhammadiyah dalam mengembangkan Islam Wasathiyah perlu terus dilanjutkan dan diperluas. Termasuk dalam situasi di Afghanistan saat ini dengan menularkan Islam Wasathiyah ke Afghanistan,’’ tegasnya.

Duta Besar RI untuk Jerman, HE Arief Havas Oegroseno, dalam sambutannya menggambarkan Islam Wasathiyah sebagai aset unik yang dimiliki oleh Indonesia.

Di tengah persoalan umat Islam yang terjadi saat ini khususnya di kawasan Timur Tengah, Eropa, Asia Selatan dan persaingan antara Tiongkok-Amerika maka konsep Islam Wasathiyah menjadi semakin relevan.

Baca Juga: Sekda Purworejo : OPD Harus Siap Tanggapi Permohonan Informasi Publik

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Amalkan Shalawat Ini, Dapatkan Syafaat di Hari Kiamat

Selasa, 19 Oktober 2021 | 07:12 WIB

Bau Badan dan Mulut? Ini Doanya

Senin, 18 Oktober 2021 | 09:06 WIB

Dom Sumurup Ing Banyu

Jumat, 15 Oktober 2021 | 05:39 WIB

Penjalin Rotan Kiai Imam Sarang

Jumat, 15 Oktober 2021 | 05:08 WIB

Wasiat Rasulullah dan Perlindungan Sosial

Jumat, 15 Oktober 2021 | 04:45 WIB

Keharusan Moderasi Beragama

Jumat, 15 Oktober 2021 | 04:10 WIB

Meringkas Rakaat Shalat, Begini Caranya

Selasa, 12 Oktober 2021 | 08:03 WIB
X