Tak Hanya Hidup Irit di Inggris, The Daddies Rugi Puluhan Juta

- Sabtu, 20 Maret 2021 | 20:32 WIB
(istimewa)
(istimewa)

PASANGAN ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan menjadi yang paling dirugikan paska dipaksa mundurnya tim Indonesia dari All England 2021. Sebab keduanya berangkat sebagai pemain independen, tidak menggunakan dana PBSI. Seluruh biaya pesawat dan hotel murni keluar dari kocek pribadi pasangan berjuluk The Daddies itu.

Dana yang dikeluarkan tidak murah. Apalagi, Ahsan/Hendra harus menambah biaya hotel untuk isolasi mandiri selama 10 hari.

“Sebagai pemain independen, saya siap kena tagihan. Pulang bayar hotel lagi. Ini risiko. Nanti akan nambah lagi. Berapa biayanya? Tanya saja sama manajer (Hendra),” ujar Ahsan dalam sesi live Instagram bersaa Badminton Talk.

Hal ini pun memaksa mereka harus hidup irit selama terjebak karantina di Inggris. Menghemat makanan pun dilakukan, karena mereka hanya diberi makan sarapan oleh pihak hotel dan BWF.

Mohammad Ahsan sampai harus menghemat makanan berupa satu bungkus rendang yang dibawanya dari Tanah Air, agar tak perlu mengeluarkan biaya besar untuk membeli makanan.

“Qodarullah jauh ke negeri Eropa hanya untuk isolasi,, dan Alhamdulillah masih ada 1 bungkus rendang yang setia menemani. Stay strong ya rendang jgn sampe basi sebelum habis” tulisnya di akun Instagram miliknya.

Pasangan berjuluk The Daddies itu dikabarkan mengalami kerugian sampai Rp 50 juta dari kejadian ini.

“Kurang lebih segitu ( Rp 50 juta). Visa saja pakai yang kilat,” ujar Hendra.

Ahsan/Hendra pun mempertanyakan aturan yang mengharuskan mereka isolasi mandiri di Inggris. Bila memang tidak boleh tanding dan negatif Covid-19, buat apa bertahan di Birmingham.

Halaman:

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

X