Panser Biru Dan Snex Gelar Aksi Solidaritas dan Doa Bersama Untuk Aremania

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 21:19 WIB
Ribuan supoter Semarang, Panser Biru dan Snex memanjatkan doa untuk korban tragedi Kanjuruhan Malang di Stadion Jatidiri, Minggu 2 Oktober 2022 malam.  (SM/Jati Prihatnomo)
Ribuan supoter Semarang, Panser Biru dan Snex memanjatkan doa untuk korban tragedi Kanjuruhan Malang di Stadion Jatidiri, Minggu 2 Oktober 2022 malam. (SM/Jati Prihatnomo)
 
SEMARANG, suaramerdeka.com - Dua suporter PSIS Semarang, Panser Biru dan Snex menggelar aksi solidaritas atas terjadinya insiden stadion Kanjuruhan Malang yang mengakibatkan meninggalnya ratusan suporter Aremania.
 
Tak hanya suporter, aksi solidaritas ini juga diikuti seluruh punggawa PSIS Semarang.
 
Aksi digelar di stadion Jatidiri Semarang, Minggu 2 Oktober 2022. Aksi dibuka dengan lagu "Sampai Jumpa" milik Endank Soekamti. 
 
 
Para suporter juga menyalakan lilin sebagai ungkapan duka. Dalam aksi tersebut, juga tampak beberapa banner bertuliskan "Tidak ada sepakbola yang sebanding dengan nyawa" #prayforArema. 
 
Selanjutnya, kedua suporter Panser Biru dan Snex memberi dukungan dengan menyanyikan chant-chant Aremania. 
 
"Arema, Arema, kita disini Arema," seru kedua suporter.
 
Dalam kesempatan ini, CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi mengucapkan bela sungkawa yang sebesar-besarnya kepada Aremania.
 
Ia menyebut jika kejadian ini sangat memukul insan sepakbola tanah air.
 
"Ini musibah sepakbola indonesia, cukup memukul insan sepakbola, kita harus menerima penundaan ini, kita juga sepakat mengevaluasi menyeluruh keamanan, kita hanya ingin menikmati sepakbola dengan nyaman, tidak takut resiko bahkan sampai kematian," terangnya.
 
 
"Pemerintah sudah membentuk tim investigasi segera mengusut tuntas kejadian di Malang, semoga ke depan dikeluarkan regulasi yang melindungi penonton juga petugas," tambahnya.
 
Terkait penundaan Liga 1, pihaknya masih enggan berandai-andai apakah hanya dihentikan satu pekan saja.
 
"Kita belum berbicara terlalu jauh karena kita masih berduka, segala macam opsi akan kita terima tapi yang pertama kita minta jaminan keamanan dan kenyamanan," jelasnya.
 
 
Sementara ketua panpel PSIS Semarang, Danur Rispriyanto menerangkan laga pekan 11 antara PSIS Semarang melawan Bhayangkara FC di stadion Jatidiri yang sedianya digelar Minggu malam 2 Oktober 2022 disepakati ditunda. 
 
"Pertandingan hari ini sepakat ditunda berdasarkan info PT Liga, meski sampai sekarang kami belum mendapat surat resmi," paparnya.
 
"Terkait tiket yang sudah terjual, kami sepakat menunggu surat resmi. Tapi dari CEO PSIS sudah memberi wacana tiket akan dikembalikan full atau digunakan untuk laga selanjutnya atau ditukar merchandise psis. Yang pasti terkait tiket tunggu dari kita rilis resminya," jelasnya.***

 

Editor: Jati Prihatnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

CEO PSIS Yoyok Ajak Bijak Gunakan Media Sosial

Sabtu, 19 November 2022 | 19:46 WIB
X