Pendangkalan Dua Waduk Sangat Parah

- Rabu, 20 Maret 2019 | 17:36 WIB
Debit air di Waduk Gunungrowo terlihat berkurang beberapa waktu lalu. (suaramerdeka.com/Beni Dewa)
Debit air di Waduk Gunungrowo terlihat berkurang beberapa waktu lalu. (suaramerdeka.com/Beni Dewa)

PATI, suaramerdeka.com - Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Bambang Haryo mengatakan, dua waduk besar di Pati membutuhkan penanganan serius lantaran mengalami pendangkalan sangat parah.

Dua waduk besar itu, yakni Seloromo dan Gunungrowo yang dinilai penting untuk dinormalisasi sebagai solusi untuk mengatasi masalah banjir, kekeringan dan memenuhi kebutuhan untuk air persawahan.

‘’Keberadaan Waduk Seloromo dan Gunungrowo itu potensial untuk menyimpan cadangan air, sehingga saat musim penghujan air tidak langsung menggelontor ke sungai dan menyebabkan banjir begitu pula saat musim kemarau air tampungan itu bisa menjadi antisipasi kekeringan,’’ katanya, saat kunjungan di pendapa Kabupaten Pati, Selasa (19/3).

Terlebih kedua waduk tersebut termasuk kawasan hulu. Jika terjadi pendangkalan tentu saja jumlah air yang mampu ditampung juga berkurang. ‘’Jadi seharusnya yang dinormalisasi tidak hanya diwilayah hilir, namun juga wilayah hulu,’’ tambahnya.

Kedua waduk mengalami pendangkalan parah. Saat dibangun zaman Belanda, kedalaman dari kedua waduk itu sekitar 200 meter, namun sekarang ini tersisa sekitar 20 meter.

‘’Luas waduk lima kilometer persegi. Dengan kedalaman yang mumpuni maka akan mampu menampung debit air besar,’’tambahnya.

DPR berharap penanganan segera kedua waduk itu.

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

Hadapi Pemilu 2024, Airlangga Hartarto Minta Doa Ulama

Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:28 WIB

PDIP: Desa Sebagai Orientasi Pengabdian

Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:31 WIB

Munas Alim Ulama, PPP Kumpulkan 4 Gubernur di Semarang

Minggu, 17 Oktober 2021 | 18:38 WIB
X