Kasus Varian Baru Virus Corona Meningkat, Peringatan Bagi Semua Pihak

- Selasa, 25 Mei 2021 | 15:51 WIB
Foto Istimewa
Foto Istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Meningkatnya kasus varian baru virus Corona di tanah air harus menjadi peringatan bagi semua pihak untuk memperbaiki strategi pencegahan penyebaran Covid-19 yang diterapkan saat ini.

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengatakan Saat ini tercatat 54 kasus, terdiri dari varian Inggris B117, varian Afrika Selatan B1351, dan varian India B1617.1 serta B1617.2.

"Terdeteksinya peningkatan kasus varian baru virus Corona ini harus diwaspadai dengan sejumlah perbaikan strategi yang diterapkan saat ini, untuk menghindari terulangnya hal serupa di masa datang," katanya dalam keterangan tertulis, Senin 24 Mei 2021. 

Data Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan yang disampaikan lewat Youtube Pusdalops BNPB, Senin (24/5) menyebutkan bahwa kasus varian Corona baru yang termasuk varian of concern (diwaspadai) semakin banyak ditemukan di Indonesia. 

Berdasarkan catatan itu 54 kasus itu dibawa oleh warga negara asing (WNA) maupun pekerja migran Indonesia (PMI) yang baru datang dari luar negeri.

Lestari berharap para pemangku kepentingan bisa menjadikan fakta tersebut menjadi dasar untuk mengevaluasi sejumlah langkah pencegahan penyebaran Covid-19 yang diterapkan saat ini.

Pemeriksaan di sejumlah pintu masuk bagi pendatang dari luar negeri seperti di bandara, pelabuhan dan kota-kota perbatasan harus segera diperbaiki untuk menekan potensi masuknya virus Corona varian baru lebih luas lagi di tanah air.

Mutasi virus Corona dalam bentuk varian baru berdasarkan catatan Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan, memiliki kemampuan mutasi yang bisa mempengaruhi kemampuan penularan, kepekaan alat tes, tingkat keparahan gejala, hingga kemampuan virus menghindar dari sistem kekebalan tubuh.

Dengan indikasi virus varian baru berpotensi lebih agresif dalam penularan, menurut Lestari perlu dipersiapkan langkah antisipasi yang mampu mencegah penularan dengan memperketat kebijakan masuknya pendatang dari luar negeri, mempersiapkan sistem kesehatan yang lebih responsif dan antisipatif, antara lain dengan tetap disiplin melengkapi tenaga kesehatan dengan alat pelindung diri yang memadai.

Rerie berharap, terpaparnya 42 tenaga kesehatan di Cilacap, Jawa Tengah dengan virus Corona B16172, saat memeriksa ABK kapal Hilam Bulker dari India, pekan lalu, tidak terulang lagi.

Perlu peningkatan kewaspadaan dalam menghadapi ancaman varian baru virus Corona harus dilakukan semua pihak, seperti tenaga kesehatan, para pemangku kepentingan dan juga masyarakat dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan, sehingga upaya pengendalian Covid-19 dapat semakin baik lagi.
 

Halaman:

Editor: Maya

Terkini

Tragedi Kudatuli, Demokrasi Dibungkam Kekuasaan

Selasa, 27 Juli 2021 | 20:17 WIB

Akun IG BEM Unnes Hilang Usai Kritik Pemerintah

Kamis, 8 Juli 2021 | 10:51 WIB

Suksesi Ketua DPW DIY, PPP Sleman Pilih Netral

Kamis, 24 Juni 2021 | 12:10 WIB
X