Hari Kartini, Perempuan Indonesia Didorong Percaya Diri Masuk UMKM Digital

- Kamis, 22 April 2021 | 08:12 WIB
Foto: istimewa
Foto: istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Di Perayaan Hari Kartini, para perempuan aktivis politik PDI Perjuangan (PDIP) mengajak agar perempuan Indonesia meningkatkan rasa percaya dirinya. Perempuan jangan pernah menganggap dirinya sebagai manusia lemah. Bahkan di masa pandemi, PDIP ingin mendorong peran perempuan Indonesia dalam kebangkitan ekonomi, khususnya di sektor Usaha Mikro, Kecil dan menengah (UMKM).

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Agustina Hermanto atau akrab dikenal sebagai Tina Toon, mengakui, walau sudah berkarir di dunia hiburan sejak kecil, dirinya sendiri tak lepas dari rasa tidak percaya diri. Baginya, masalah utama perempuan adalah rasa percaya diri yang rendah tersebut.

"Maka kalau kiat dari saya, intinya sebagai perempuan harus semangat. Seringkali perempuan itu ada rasa kurang percaya diri," kata Tina Toon, dalam Talk Show memperingati Hari Kartini dengan tema: "Perspektif Generasi Milenial Tentang Kartini" yang digelar DPP PDIP bidang Kesehatan, Perempuan, dan Anak, di kantor pusat partai di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (21/4/2021).

Baca juga: Makna Perayaan Hari Kartini bagi Anak Muda, Puan Sebut 2 Tantangan

Tina menceritakan pengalaman dirinya ketika menjadi caleg PDIP di pemilu lalu. Saat itu, dirinya merasa sangat tak percaya diri. Merasa bahwa kompetitornya sangat berat. Pada titik itulah dia menyadari kondisi dirinya, dan yang pertama dilakukan adalah meningkatkan kepercayaan diri. "Akhirnya, namanya perempuan, kita kalau di-cletik ya makin ngegas. Powernya luar biasa kalau lagi semangat-semangatnya. Tak ada yang ngalahin," kata Tina.

Pada saat itu, Tina mengingat dirinya berusaha memahami kondisi dirinya. Sebagai perempuan, Tina kemudian menyadari kekuatan besar perempuan yang bisa melaksanakan semua kerja di waktu yang sama. Perempuan melahirkan, mengurus anak, sambil bekerja. Dari situ, dia mengetahui bahwa perempuan bukanlah sosok lemah. Sehingga dirinya bertekad takkan mau menjadi perempuan yang tak percaya diri dan merasa lemah.

"Jangan kita menganggap bahwa perempuan itu lemah. Mau usaha, mengeluh waduh tak punya modal, koneksi dan lain-lain.  Kalau mau usaha, ayo mulai saja dulu. Menjadi diri sendiri saja. Jangan ragu dan takut. Apa yang kita punya, kita kembangkan, pasti akan menjadi sesuatu," tegasnya.

Tina mengakui dirinya juga sangat terbantu dengan inspirasinya di dunia politik. Yakni pada sosok perempuan lainnya seperti Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan putrinya Puan Maharani. Tina mengaku dirinya mencari inspirasi dan belajar dengan menonton video-video kedua sosok perempuan itu. Semuanya banyak tersedia secara gratis di platform Youtube, misalnya.

"Dari situ saya semakin yakin bahwa semua perempuan hebat. Saya juga berarti bisa. Bu Mega bisa, Mbak Puan bisa. Kalau ada perempuan yang bisa berarti kita juga pasti bisa. Sekarang masalahnya kan soal Covid-19. Kemudian imbas ke ekonomi, pekerjaan, kesehatan. Untuk ekonomi banyak yang mengeluh pengangguran dan lain-lain. Pokoknya ibu-ibu, sekarang kesempatannya, mari kita berjuang sesuai dengan passion kita," tandas Tina.

Halaman:

Editor: Andika

Tags

Terkini

Munas Alim Ulama, PPP Kumpulkan 4 Gubernur di Semarang

Minggu, 17 Oktober 2021 | 18:38 WIB

PPP dan Golkar Terbuka untuk Koalisi Pilpres 2024

Jumat, 15 Oktober 2021 | 20:06 WIB

Buntut Banteng vs Celeng, Mbogo Dipanggil DPP PDIP

Jumat, 15 Oktober 2021 | 17:39 WIB
X