Makna Perayaan Hari Kartini bagi Anak Muda, Puan Sebut 2 Tantangan

- Kamis, 22 April 2021 | 06:15 WIB
Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

JAKARTA, suaramerdeka.com - Mengambil momentum perayaan Hari Kartini 2021, Ketua DPR asal PDI Perjuangan (PDIP), Puan Maharani, mengajak anak muda Indonesia tak menyerah dengan keadaan berat saat ini. Kisah hidup Kartini dan perjuangannya yang tak mudah harus menjadi inspirasi, memperkuat nation and character building yang akan menjadi kekuatan utama melawan kekuatan robotisasi di masa kini.

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) bidang Politik dan Keamanan itu menuturkan, generasi muda dan bangsa kita sedang menghadapi dua tantangan besar sekaligus. Pertama adalah tantangan Pandemi Covid-19 yang telah memberikan beban berat dalam berbagai aspek kehidupan. Kedua, tantangan teknologi dengan adanya Revolusi Industri 4.0 yang menghadirkan tantangan bagi manusia dalam bentuk robotik, kecerdasan buatan, dan lain-lain.

Untuk yang kedua ini, bahkan kecerdasan baru itu dapat menggantikan peran manusia dalam menangani pekerjaan.  "Saya dapat membayangkan tekanan yang dihadapi generasi muda Indonesia saat ini," kata Puan dalam Talk Show memperingati Hari Kartini dengan tema: "Perspektif Generasi Milenial Tentang Kartini" yang digelar DPP PDIP bidang Kesehatan, Perempuan, dan Anak, di kantor pusat partai di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (21/4/2021).

Baca juga: Puan: Kartini, Kisah Perempuan Indonesia yang Jadi Teladan

Puan mencontohkan para mahasiswa-mahasiswi yang baru saja lulus. Di saat-saat akhir ujian mereka di kampus selama setahun terakhir, banyak dilakukan secara online yang memiliki tantangannya sendiri. Lalu setelah melewati wisuda yang kemungkinan besar juga dilakukan secara virtual, maka wisudawan-wisudawati harus mencari kerja secara online. Karena dibatasi secara fisik untuk berkeliling mengikuti wawancara kerja.

"Itupun banyak jenis pekerjaan yang sudah berubah karena tuntutan kemajuan teknologi. Manusia tidak hanya bersaing dengan manusia, tetapi juga bersaing dengan mesin dan robot," kata Puan.

Namun menurut Puan, Kartini sangat visioner dengan perjuangannya memajukan pendidikan perempuan. Karena yang akan membedakan serta tetap membuat manusia unggul adalah kualitas kecerdasannya yang tak bisa dimiliki robot. Yakni kemampuan untuk memiliki nation and character building.

Baca juga: Kartini Masa Kini, Rima Melati Kenalkan Mukena Bordir Bukit Tinggi hingga Negeri Jiran

"Di sinilah terlihat bahwa nation and character building besar perannya untuk menghadirkan manusia-manusia tangguh, kreatif, inovatif, dan adaptif, yang tetap kuat jiwa ke-Indonesia-annya. Saya percaya bahwa Generasi Milenial dan Generasi Z Indonesia adalah generasi hebat," ulas Puan.

Halaman:

Editor: Andika

Tags

Terkini

PDIP: Desa Sebagai Orientasi Pengabdian

Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:31 WIB

Munas Alim Ulama, PPP Kumpulkan 4 Gubernur di Semarang

Minggu, 17 Oktober 2021 | 18:38 WIB

PPP dan Golkar Terbuka untuk Koalisi Pilpres 2024

Jumat, 15 Oktober 2021 | 20:06 WIB

Buntut Banteng vs Celeng, Mbogo Dipanggil DPP PDIP

Jumat, 15 Oktober 2021 | 17:39 WIB
X