Bamsoet: Langkah Pemerintah Mengusulkan UU Cipta Kerja Sudah On The Track

- Selasa, 13 Oktober 2020 | 07:55 WIB
Bamsoet: Langkah Pemerintah Mengusulkan UU Cipta Kerja Sudah on the track. (istimewa)
Bamsoet: Langkah Pemerintah Mengusulkan UU Cipta Kerja Sudah on the track. (istimewa)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Ketua MPR, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan, bahwa langkah pemerintah mengusulkan UU Cipta Kerja yang disepakati bersama DPR RI adalah sudah on the track. Karena aturan ini dibutuhkan untuk memberikan kemudahan berbisnis bagi pelaku UMKM.

Baca juga: UMKM dalam UU Cipta Kerja, Perlu Kejelasan pada Pasal Multitafsir

Bamsoet mengutarakan hal itu dalam akun youtube Bamsoet Channel bersama Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, yang membahas soal Bongkar UU Omnibus Law Cipta Kerja.

Sebab, Politisi Partai Golkar ini punya cerita pernah kunjungan kerja ke Abu Dhabi bahwa para pengusaha besar di sana mengeluhkan sulitnya mengurus proses perizinan di Indonesia. Padahal, mereka ingin membawa uang triliunan rupiah tapi malah ditendang sana-sini dalam hal pengurusan izin.

"Mendengar cerita Bapak Presiden RI (Joko Widodo), mereka di negaranya (Abu Dhabi) satu hari atau dua hari kelar mengurus izin. Barangkali, itu juga pemikiran Pak Presiden kita harus menjadi negara yang menarik bagi investor," kata Bamsoet.

Menanggapi hal itu, Airlangga mengatakan, kemudahan yang ada di Abu Dhabi sudah diadopsi dalam UU Cipta Kerja yang baru saja disahkan oleh pemerintah dan DPR pada Senin, 5 Oktober 2020. Misalnya, para pelaku usaha kecil menengah (UKM) sangat mudah untuk membentuk perseroan terbatas (PT).

"Jadi, UKM cukup register pendaftaran satu kali sudah bisa kemana-mana. Bisa usaha, pinjam uang ke perbankan dan lainnya. Kalau sebelumnya kan harus izin A, izin B, izin C dan sebagainya," kata Airlangga menimpali Bamsoet.

 

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

X