DPRD Kabupaten Semarang Soroti Rencana Mutasi dan Promosi Jabatan

- Jumat, 2 Oktober 2020 | 07:15 WIB
Foto: istimewa
Foto: istimewa

UNGARAN, suaramerdeka.com - Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening meminta menjelang Pilbup Semarang 2020, mestinya tidak ada mutasi atau promosi jabatan eselon III dan IV di Pemkab Semarang. Karena itu menurutnya, bisa berpotensi menimbulkan konflik kepentingan. “Kami berharap, ketentuan enam bulan sebelum pilkada dan enam bulan setelah pelantikan itu untuk dipatuhi,” katanya, Kamis (1/10).

Selain DPRD Kabupaten Semarang sudah mendengar rencana itu, lanjutnya, Bondan mendapat informasi bila saat ini proses yang dimaksud tengah dimintakan persetujuan kepada Kementerian Dalam Negeri RI (Kemendagri).

Bila rencana yang dimaksud tetap dilanjutkan, ia khawatir nantinya bisa menimbulkan pandangan adanya dukungan menggerakkan ASN pada salah satu pasangan calon ketika Pilbup Semarang 2020. “Kami khawatirkan itu yang terjadi. Khawatir ada tarik-menarik kepentingan di situ dan kami pun berharap Menteri Dalam Negeri menolak itu,” tegas dia.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Semarang, Pujo Pramujito menambahkan, pihaknya sudah menyatakan sikap menolak apabila Pemkab Semarang meneruskan rencana pengisian jabatan yang kosong di eselon III dan IV. “Yang sudah kami dengar, eselon III ada lebih kurang 13 orang dan eselon IV ada 48 orang. Pengajuannnya ke Kemendagri lewat Gubernur Jawa Tengah, jadi kami berharap Gubernur tidak meneruskannya ke Kemendagri,” imbuhnya.

Menurut Pujo Pramujito, regulasi yang ada perlu diperhatikan dan dipatuhi demi kondusifitas wilayah Kabupaten Semarang menjelang hari-H Pilbup Semarang 2020. “Karena tinggal dua bulan lagi pilkada, jangan sampai pengisian jabatan ini menimbulkan masalah di kemudian hari,” tutur dia.

Editor: Andika

Tags

Terkini

Rizal Ramli 'Ditampar' Ngabalin, Begini Kronologinya

Selasa, 14 September 2021 | 11:05 WIB

Megawati: Pandemi Tak Hentikan Pendidikan Kader

Jumat, 10 September 2021 | 20:03 WIB
X