Serapan Anggaran Covid-19 Rendah, Baru Terealisasi 28.13 Persen

- Sabtu, 25 Juli 2020 | 20:55 WIB
Serapan Anggaran Covid-19 Rendah, Baru Terealisasi 28.13 Persen. (istimewa)
Serapan Anggaran Covid-19 Rendah, Baru Terealisasi 28.13 Persen. (istimewa)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Serapan anggaran Covid-19 dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng rendah, baru terealisasi sebesar 28,13 persen. Sisi lain tingkat penularan virus Corona di Jateng menurut Sekretaris Fraksi PKS DPRD Jateng Riyono, semakin tinggi.

Pemprov menurutnya, mengalokasikan anggaran penanggulangan virus Corona di sektor kesehatan sebesar lebih dari Rp 426 miliar untuk Dinas Kesehatan dan tujuh rumah sakit di Jateng. Sedangkan sektor ekonomi, Pemprov Jateng menganggarkan lebih dari Rp 222 miliar untuk enam Organisasi Perangkat Daerah dengan alokasi paling besar di sektor UMKM senilai lebih dari Rp 108 miliar. Pemprov juga menganggarkan untuk jaring pengaman sosial lebih dari Rp 1,3 triliun dengan alokasi terbesar di Dinas Sosial sebesar Rp 1,3 triliun.

"Dana yang sangat besar sekitar lebih dari Rp 1,987 triliun ternyata baru terealisasi lebih dari Rp 558 miliar atau baru 28.13 persen. Menurut saya kinerja yang sangat lambat dan perlu kerja keras eksekutif sebagai eksekutor program penanganan Covid 19," kata Riyono, di Semarang.

Kendala pendataan dan lambatnya jaring pengaman ekonomi membuat dana Rp 1,3 triliun untuk bansos baru realisasi sebesar Rp 319 miliar. Padahal program bansos, saat ini sangat diperlukan oleh masyarakat karena banyak yang terdampak akibat pandemi Covid-19.

"Dana ada, kenapa lambat realisainya. Dampaknya sudah dapat dilihat. Pertumbuhan ekonomi saat ini hanya 2.6 persen. Angka kemiskinan bertambah 340.000 lebih, pengganguran juga meningkat,” tuturnya.

Jumlah positif virus Corona di Jateng terus meningkat, bahkan pejabat provinsi dan daerah banyak yang sudah terpapar virus berbaya ini. Kluster baru di Kabupaten/Kota cukup mengkhawatirkan, per 23 Juli 2020 terjadi peningkatan kasus baru dari 898 menjadi 1172. Positif corona sebanyak 7593 orang dengan pasien sembuh 3777 dan meninggal 636 orang.

Kasus kematian di Jateng juga cukup tinggi, masuk lima besar nasional. Menurut Riyono, ini membutuhkan kewaspadaan kita semua baik eksekutif ataupun legeslatif. Anggaran BTT Rp 2.1 triliun untuk Covid-19 harus segera disalurkan untuk penanganan sektor kesehatan dan ekonomi.

 

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

Rizal Ramli 'Ditampar' Ngabalin, Begini Kronologinya

Selasa, 14 September 2021 | 11:05 WIB

Megawati: Pandemi Tak Hentikan Pendidikan Kader

Jumat, 10 September 2021 | 20:03 WIB
X