Perlu Optimalisasi Pengelolaan Aset Pemprov Jateng

- Senin, 16 Maret 2020 | 20:35 WIB
 Sekretaris Komisi C DPRD Jateng, HM Henry Wicaksono (no 2 dari kanan) di Diskusi Prime Topic. (suaramerdeka.com/Nugroho Wahyu Utomo)
Sekretaris Komisi C DPRD Jateng, HM Henry Wicaksono (no 2 dari kanan) di Diskusi Prime Topic. (suaramerdeka.com/Nugroho Wahyu Utomo)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Aset milik pemprov Jateng yang tersebar di 35 kabupaten/kota ada sebagian mangkrak. Namun tidak seluruhnya, hanya optimalisasinya masih kurang. Hal itu disampaikan Sekretaris Komisi C DPRD Jateng, HM Henry Wicaksono, dalam Diskusi Prime Topic yang diselenggarakan MNC Trijaya FM Semarang, dengan tema: Pengelolaan Aset Mangkrak, di Hotel Noormans Semarang, Senin (16/3).

Menurutnya, aset-aset seperti balai perkebunan dan pertanian yang berada di bawah pemprov, harusnya bisa dikerja samakan. "Namun sayangnya, terbentur aturan yang ada," kata Henry.

Selain itu, lanjut Henry, perlu ada kajian detail tentang aset. Macam aset pemprov yang berada di dekat benteng Portugis di Jepara. Selanjutnya juga perlu adanya detail pengelolaannya, agar dapat lebih optimal.

-
Kabid Aset BPKAD Jateng, Adi Raharjo (no 2 dari kiri) sebagai pembicara di Diskusi Prime Topic. (suaramerdeka.com/Nugroho Wahyu Utomo)

Sementara Kepala BPKAD Jateng, Sumarno, yang diwakili Kabid Aset BPKAD Jateng, Adi Raharjo, bahwa fungsi aset itu ada tiga. "Pertama sebagai penunjang penyelenggaraan pemerintah daerah, kedua untuk pelayanan umum, dan ketiga untuk peningkatan pendapatan asli daerah," kata Adi Raharjo.

Dia menambahkan, berdasarkan audit tahun 2018 aset Pemprov Jateng ada senilai Rp 36.724.000.000.000,-, yang terdiri dari tanah 10.713 bidang dan gedung 21.327 gedung. "Sedangkan yang mangkrak ada yang berstatus pengelola dan pengguna. Idealnya yang dikelola oleh SKPD, bisa dioptimalkan 100 persen, karena ada anggaran biaya perawatannya," tambahnya.

-
Dosen STIE BPD Bank Jateng, Yanuar Rachmansyah (paling kiri) sebagai pembicara di Diskusi Prime Topic. (suaramerdeka.com/Nugroho Wahyu Utomo)

Dosen STIE BPD Bank Jateng, Yanuar Rachmansyah mengatakan, perlu adanya kajian-kajian yang lebih mendalam lagi terkait aset-aset pemprov Jateng. "Sehingga aset itu nantinya punya nilai komersial dan dapat berkontribusi bagi daerah," kata Yanuar.

 

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

Rizal Ramli 'Ditampar' Ngabalin, Begini Kronologinya

Selasa, 14 September 2021 | 11:05 WIB

Megawati: Pandemi Tak Hentikan Pendidikan Kader

Jumat, 10 September 2021 | 20:03 WIB
X