RUU PKS Mendesak Disahkan Menjadi Undang Undang

- Rabu, 9 Oktober 2019 | 10:12 WIB
Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

JAKARTA, suaramerdeka.com - anggota DPR dari Fraksi Partai NasDem, Ary Egahni menyebutkan bahwa RUU PKS mendesak untuk disahkan sebagai undang-undang. Mengingat masih tingginya angka kekerasan seksual di tengah masyarakat.

"Banyak kasus ayah kandung melakukan kekerasan kepada anaknya sendiri tidak dikenakan hukuman karena dari pihak keluarga, bahkan istrinya memberikan perlindungan kepada pelaku," kata Ery, dalam Dialog Selasa yang merupakan rangkaian Kongres II Partai NasDem, dengan tema "Apa Kabar RUU Penghapusan Kekerasan Seksual?", di Kantor DPP Partai NasDem, Selasa (8/10).

Menurutnya, dengan adanya RUU PKS, maka para pelaku tindak kekerasan seksual bisa dijerat hukum yang setimpal dengan perbuatannya. Sehingga dampak memberikan mengurangi tindak kekerasan seksual.

"Kami melihat kekerasan seksual timbul multidimensional karena sumber daya manusia yang sangat rendah. Ketika sumber daya manusia yang rendah dan miskin secara akademik miskin secara ekonomi dan miskin juga secara spiritual sehingga nggak ngerti rambu-rambu sehingga terjadi kekerasan seksual," kata Ary.

Sebelumnya, Komisioner Komnas Perempuan, Masruchah mendorong kepada Fraksi Partai NasDem di DPR untuk mengawal agar RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) masuk dalam prolegnas lima tahunan dan prolegnas prioritas tahun 2020. "Ini menjadi sebuah harapan dari persoalan-persoalan yang ada, dan ini juga masih hangat untuk dibahas," ujar Masruchah

Editor: Andika

Tags

Terkini

Rizal Ramli 'Ditampar' Ngabalin, Begini Kronologinya

Selasa, 14 September 2021 | 11:05 WIB

Megawati: Pandemi Tak Hentikan Pendidikan Kader

Jumat, 10 September 2021 | 20:03 WIB
X