Meski Meninggal, KPU Batang Tetapkan Sri Umami Sebagai Caleg Terpilih

- Selasa, 23 Juli 2019 | 11:30 WIB
RAPAT PLENO: KPU Batang saat gelar rapat pleno terbuka di hotel Dewi Ratih, untuk menetapkan perolehan suara dan calon terpilih anggota DPRD. (suaramerdeka.com/Kasirin Umar)
RAPAT PLENO: KPU Batang saat gelar rapat pleno terbuka di hotel Dewi Ratih, untuk menetapkan perolehan suara dan calon terpilih anggota DPRD. (suaramerdeka.com/Kasirin Umar)

BATANG,suaramerdeka.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batang, melalui rapat pleno terpilih, di Hotel Dewi Ratih Batang, tetapkan perolehan kursi dan calon anggota terpilih DPRD, Senin (22/7).

Dari 45 calon anggota legislatif (Caleg) terpilih, satu calon dari Partai Golkar atas nama Sri Umami dari Daerah Pemiiihan Kecamatan Bandar, Wonotunggal dan Warungaseam yang meninggal dunia, belum lama ini, ditetapkan sebagai caleg terpilih.

"KPU tetap menetapkan calon terpilih caleg yang meninggal dunia, karena dari parpol pengusung belum melayangkan surat pemberitahuan kepada kami," jelas Ketua KPU Kabupaten Batang, Nur Tofan, kepada wartawan.

Tofan mengatakan, partai pengusung juga harus melampirkan surat permohonan penggantian calon terpilih dengan melampirkan surat akta kematian. Sebab, tutur Nur Tofan, pemilihan anggota DPRD di Kabupaten Batang bisa berjalan lancar dan tidak ada gugatan dari pihak caleg ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Hal ini berdasarkan surat MK di dalam Buku Register Perkara Konstitusi tidak ada gugatan dari caleg asal Kabupaten Batang. Sehingga KPU RI menegaskan untuk segera menetapkan perolehan kursi dan calon terpilih," terang Tofan.

Sebelum dilantik menjadi anggota DPRD, masih kata Tofan, caleg terpilih harus menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) kepada KPU. “Hal tersebut sebagai prasarat yang akan diusulkan pengesahan oleh Gubernur melalui Bupati, untuk Pelantikan Calon Anggota DPRD terpilih dijadwalkan 14 Agustus 2019," pungkas Nur Tofan.

Editor: Andika

Tags

Terkini

X