Desa Mitra Jadi Ajang Penyebarluasan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

- Jumat, 27 Agustus 2021 | 20:27 WIB
Wakil Rektor II ITB Semarang Sudarman (kiri) dan Camat Limbangan Widodo  menunjukkan naskah kerja sama, kemarin. (suaramerdeka.com/dok  )
Wakil Rektor II ITB Semarang Sudarman (kiri) dan Camat Limbangan Widodo  menunjukkan naskah kerja sama, kemarin. (suaramerdeka.com/dok  )

KENDAL, Suaramerdeka.com, Kampus butuh membuat kerja sama dalam rangka pembentukan desa mitra. Sebab melalui konsep desa mitra maka  penyebarluasan ilmu dan pengetahuan dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan membumi.

“Sebagai upaya memenuhi tuntutan itu, Institut Teknologi Bisnis (ITB) Semarang menjalin kemitraan dengan pemerintah Desa Margosari Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal. Desa ini resmi menjadi institusi mitra dan akan dapat mengambil banyak manfaat dari sinergisitas yang dibangun,” tutur Rektor ITB Semarang Prof Dr Y Sutomo saat peluncuran Program Desa Binaan 2021.

Acara itu sekaligus diisi penandantangan  Memorandum of Understanding (MoU) antara Wakil Rektor II ITB Semarang Dr Sudarman dengan Camat Limbangan Widodo SSos dan Kepala Desa Margosari Moh Taufik.

Baca Juga: Pembukaan Mal Bangkitkan Perekonomian, Hendi: Jangan Sampai Ada Kerumunan

Hadir pula Prof Dr Rifda  Naufalin, Kepala LPPM Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, sebagai mita kerja ITB Semarang. Selebihnya mengundang Wakil Rektor I ITB Semarang Drs Endro Pramono MM, Wakil Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) sekaligus Ketua Panitia Dr Amin Kuncoro dan Sekretaris  LPPM  Drs Riyono Msi

Ditambahkan keberadaan desa binaan ini sebagai bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk membantu warga dalam mengembangkan potensi lokal dan pembinaan sumber daya manusia (SDM).

“Kolaborasi semacam ini bahkan boleh diistilahkan sebagai amal ilmiah dan ilmu amaliah dari sivitas akademika untuk Desa Margosasi Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal. MoU antara  ITB Semarang dengan Desa Margosari sebagai desa binaan meliputi  sejumlah bidang,’’ jelasnya.

Baca Juga: Pemkab Magelang Uji Fungsi PLTS Desa Sugihmas

Sedikitnya terdapat 10 bidang yang akan dilakukan pembinaan. Misal pengembangan dan peningkatan kualitas SDM, teknologi komunikasi dan informasi yang mencakup internet desa dan sebagainya.

Selebihnya yakni menyentuh manajemen dan kepemimpinan desa yang secara bertahap dikembangkan. Didalamnya mencakup pula sistem keuangan, manajemen administrasi,  keterampilan, negosiasi, dan komunikasi.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

PBI UPGRIS Sukses Gelar 3 Program Kampus Merdeka

Selasa, 26 Oktober 2021 | 20:22 WIB

Gubernur NTT Raih Gelar Doktor di UKSW Salatiga

Senin, 25 Oktober 2021 | 10:48 WIB

UPGRIS-Dokkes Polda Jateng Gelar Vaksinasi Lanjutan

Minggu, 24 Oktober 2021 | 21:40 WIB
X