Launching Tiga Prodi Baru, IAIN Salatiga Siap Hasilkan Mahasiswa Produktif

- Minggu, 22 Agustus 2021 | 20:04 WIB
IAIN Salatiga meresmikan pembukaan tiga prodi baru secara daring bersamaan acara Interdisciplinary Colloquium bertema ''Agama, Pendidikan, dan Keadilan Sosial''. (SM/Surya Yuli P)
IAIN Salatiga meresmikan pembukaan tiga prodi baru secara daring bersamaan acara Interdisciplinary Colloquium bertema ''Agama, Pendidikan, dan Keadilan Sosial''. (SM/Surya Yuli P)

SALATIGA, suaramerdeka.com - Program Pascasarjana (PPs) Institut Agama Islam Negeri Salatiga meresmikan tiga program studi baru, yakni Program Doktoral Pendidikan Agama Islam, Program Magister Tadris Bahasa Inggris, dan Program Magister Hukum Keluarga Islam.

Program baru tersebut diharapkan memberi kontribusi di bidang pendidikan dan pembangunan bangsa.

Hal itu diungkapkan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof Dr Muhammad Ali Ramdhani, Sabtu (21/8) saat pembukaan program tersebut memanfaatkan fasilitas zoom meeting.

''Selamat untuk sivitas akademika IAIN Salatiga yang baru saja membuka tiga prodi baru. Semoga IAIN Salatiga semakin sukses dan produktif,'' kata Ali.

Baca Juga: Dipercepat Implementasi Unit Layanan Disabilitas Ketenagakerjaan di Daerah, Estafet Desiminasi Dilakukan

Menurutnya institusi pendidikan Islam memiliki dua amanah, yakni mengharmoniskan relasi Islam dengan agama serta menyelaraskan Islam dan ilmu pengetahuan. ''Lembaga pendidikan Islam harus menghasilkan masyarakat yang sejahtera. Kita harus paham betul bagaimana merancang kompetensi individu dan masyarakat sejahtera," jelasnya.

Dijelaskannya, agar bisa menghasilkan masyarakat yang sejahtera, lembaga pendidikan harus terus berupaya untuk mengembangkan literasi digital, kesehatan, keuangan, dan keagamaan. Selain itu model pendidikan juga harus ditopang oleh attitude, skill, dan knowledge.

"Dinamika dunia pendidikan terus berubah. Jika dulu guru dan dosen adalah pusat pembelajaran, di dunia pendidikan 5.0 saat ini guru adalah resource guide dan pembelajar adalah konektor, kreator, dan pembuat kontruksi pemikiran,'' jelasnya.

Sementara itu Rektor IAIN Salatiga, Prof Dr Zakiyuddin Baidhawy MAg berharap, dibukanya prodi baru di Program Pascasarjana IAIN Salatiga, mahasiswa bisa memanfaatkannya secara maksimal. ''Semoga IAIN Salatiga bisa menyumbang banyak doktor dan cendekiawan yang bermanfaat bagi masyarakat.''

Zakiyuddin menilai pembukaan prodi baru tersebut dapat mendukung proses alih status dan alih bentuk IAIN Salatiga menjadi UIN Salatiga.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

X