Pembelajaran Tatap Muka Perlu Dibuat Dinamis, Pemerintah Diminta Konsisten Terapkan SKB

- Kamis, 19 Agustus 2021 | 12:07 WIB
 Rektor UPGRIS Dr Muhdi menyampaikan arahan pada acara pelepasan mahasiswa magang. (suaramerdeka.com /  Eko Fataip)
Rektor UPGRIS Dr Muhdi menyampaikan arahan pada acara pelepasan mahasiswa magang. (suaramerdeka.com / Eko Fataip)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Rektor Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Dr Muhdi mendorong realisasi penerapan SKB tentang pembelajaran tatap muka (PTM).

Menurutnya, pelaksanaan keputusan bersama empat menteri tersebut perlu dilakukan secara dinamis.

"Semestinya dilakukan secara dinamis sesuai kondisi masing-masing sekolah/perguruan tinggi. Mengingat perubahan level PPKM di tiap kota/kabupaten juga dinamis. Jangan terlalu kaku, sehingga pelaksanaan pembelajaran tatap muka tak kunjung dilaksanakan," kata Muhdi usai melepas mahasiswa magang di kampus tersebut, Kamis (19)8).

Ia menilai, kunci utama penerapan pembelajaran tatap muka pada penerapan protokol kesehatan. Muhdi pun berharap pemerintah secara konsisten melaksanakan SKB tersebut.

Baca Juga: Uji Coba Pengoperasian Industri Esensial Disiapkan Kemenperin, Prokes Ketat dan Disiplin Menyertai

"Yang harus ditekankan adalah protokol kesehatannya. Serahkan kepada orang tua, sekolah. Pemerintah juga seharusnya konsisten malaksanakan SKB," ujarnya.

Pihaknya sudah menjalankan uji coba pembelajaran tatap muka sejak April lalu dengan ditunjang sejumlah fasilitas atau prasarana pendukung.

Termasuk berkenaan dengan penyediaan alat tes Covid-19 (Genose Test) hingga memastikan dosen dan karyawan sudah menjalani vaksin.

Sementara itu, sebanyak 1.018 mahasiswa UPGRIS dari berbagai progam studi akan menjalani Magang 3 Tahun Akademik 2020/2021.

Baca Juga: Pusat Perbelanjaan Kembali Dibuka, Harapan Ekonomi Nasional Meningkat Akan Terwujud

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PBI UPGRIS Sukses Gelar 3 Program Kampus Merdeka

Selasa, 26 Oktober 2021 | 20:22 WIB
X