Usulan Pesangon Dosen dan Tendik, Universitas Mercu Buana Jelaskan Duduk Perkaranya

- Senin, 9 Agustus 2021 | 08:24 WIB
Salah satu sudut di Universitas Mercu Buana. (suaramerdeka.com / dok)
Salah satu sudut di Universitas Mercu Buana. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Yayasan Menara Bhakti yang memayungi Universitas Mercu Buana (UMB) menjelaskan soal informasi atau pemberitaan yang beredar.

Hal itu terkait usulan uang pesangon belasan dosen dan karyawannya yang telah sepakat mengakhiri Kerja sama atau pemutusan hubungan kerja (PHK).

Dari informasi yang beredar permasalahan pesangon dosen dan karyawan PHK tidak sesuai aturan.

Hal tersebut sangat disayangkan. Pasalnya, permasalahan ini masih dalam tahap mediasi di Disnakertrans dan Energi DKI.

“Sudah ada kesepakatan terkait pesangon ini sebelumnya. Dan ini masih dalam proses mediasi." kata Juru Bicara atau Tim Komunikasi UMB, Riki Arswendi, M. Ikom di Jakarta, Minggu (8/8/2021).

Baca Juga: Peringatan Dini BMKG: Waspada Gelombang Tinggi Laut Selatan Jateng, Capai 2,5-4 Meter

"Perihal adanya perbedaan jumlah pesangon yang ditawarkan antara pihak berperkara adalah sesuatu yang lumrah dalam proses mediasi seperti ini. Sudah ada pertemuan dan komunikasi antara pihak Yayasan dengan para karwayan dan dosen PHK."

Dengan komunikasi yang intensif antara Yayasan Bersama UMB dan para karyawan serta dosen PHK, hal ini diharapkan dapat menemui hasil akhir yang baik untuk kedua belah pihak.

“Kami perlu menjelaskan, besaran pesangon yang akan diterima para Dosen dan Tendik Bermasalah nilainya bervariasi sesuai dengan masa kerja, gaji dan jabatan yang bersangkutan. Jadi tidak semuanya disamaratakan. Kita sesuaikan dengan aturan yang ada,” jelas Riki Arswendi.

Baca Juga: Pasien Covid-19 Meninggal Bertambah 1.498 Kasus, Jawa Tengah Masih Tertinggi

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ika FISIP Undip Targetkan 40 Beasiswa

Selasa, 11 Januari 2022 | 20:40 WIB
X