Dosen FKes Udinus Buat Sintasis G1.0 Guna Deteksi Tuberkolosis

- Jumat, 9 Desember 2022 | 11:57 WIB
Dosen Fakultas Kesehatan Udinus membuat alat inovasi di bidang kesehatan untuk mendeteksi Tuberkolosis. (suaramerdeka.com / dok)
Dosen Fakultas Kesehatan Udinus membuat alat inovasi di bidang kesehatan untuk mendeteksi Tuberkolosis. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Dosen Fakultas Kesehatan (Fkes) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) membuat alat inovasi di bidang kesehatan.

Alat yang diciptakan dosen FKes Udinus ini yakni Sensor Tuberkulosis bernama Sintasis G1.0.

Pada kinerjanya, alat ini dengan menangkap sinyal biomedis berupa saturasi oksigen dan detak jantung telah terpasang menjadi gelang pada pasien penderita Tuberkulosis atau yang biasa disebut TB.

Baca Juga: Wanita Wajib Tahu! Inilah 10 Tips Agar Pria Idaman Mengejar-ngejarmu

Data analog selanjutnya, akan dikonversikan menjadi digital yang kemudian secara simultan akan mengirimkannya pada komputer server.

Server tersebut nantinya, akan diteruskan kepada komputer atau smartphone dokter, para medis, atau pengelola program TB di Puskesmas maupun Dinas Kesehatan yang bertugas memantau kondisi pasien.

Alat Sintasis G1.0, dirancang Mayani Setyowati, SKM., M.Kes., bersama tim dari berbagai disiplin ilmu yaitu Yusthin Meriantti Manglapi, SKM., M.Kes (epid), Arif Kurniadi, M.Kom., dan Juli Ratnawati, S.E., M.Si.

Baca Juga: Rahasia! Nonton TV Digital di HP, Tanpa harus Ribet Beli Set top box, Bisa sambil di dalam Mobil, Simpel Bang

Mereka juga bekerja sama dengan mitra dari CV Unixomindo, Dwifery Pebrianto.

Program Matching Fund Vokasi Kedaireka Tahun 2022 dari Kemendikbudristek yang merupakan Sintasis G1.0 merupakan alat hasil dari Matching Fund Vokasi Kedaireka Tahun 2022.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rektor USM Hadiri Rapimnas PII 2023 di Balikpapan

Selasa, 24 Januari 2023 | 20:54 WIB
X