Lewat Aplikasi Ciptaannya, Mahasiswa Udinus Sabet Juara 2 Young Innovation Awards

- Jumat, 6 Agustus 2021 | 10:48 WIB
Hendriansyah founder aplikasi Culture Academy. (suaramerdeka.com / dok)
Hendriansyah founder aplikasi Culture Academy. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro Semarang tak henti-hentinya untuk terus menorehkan prestasi yang membanggakan.

Kali ini, Hendriansyah founder aplikasi Culture Academy berhasil menyabet juara dua dalam ajang ITI - PII Young Innovation Awards.

Ia berhasil menyabet tersebut dalam Kategori Prototyping Competition untuk Mahasiswa dan Umum, Senin, (6/8/2021).

Ajang yang diselenggarakan secara online melalui  zoom meeting diikuti ratusan peserta dari berbagai kategori.

Baca Juga: Latihan Bersama TNI AD dan US Army Tak Cederai Kebijakan Luar Negeri Bebas Aktif

Sementara, pada kategori prototyping competition yang diikuti Hendriansyah terdapat 65 peserta yang saling berebut untuk menjadi pemenang.

Kompetisi yang diselenggarakan oleh satu diantara PTS di Indonesia ini, terdapat dua kategori lomba yakni lomba inovasi nasional bagi SMA sederajat dan di kategori prototyping competition bagi mahasiswa dan umum.

Dalam keterangannya, Hendriansyah telah  merencanakan jauh-jauh hari untuk mengikuti kompetisi ITI - PII Young Innovation Award 2021.

Culture Academy karya Hendriansyah bersama rekan-rekannya, berhasil melaju ke babak top 20, di mana pada babak tersebut ia mendapatkan mentoring selama tiga hari.

Baca Juga: Kebijakan Penanganan Covid-19, Menkominfo: Pemerintah Libatkan Ahli dari Organisasi Dunia

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Manfaatkan Kemasan Produk, Dosen FE USM Bekali UMKM

Sabtu, 3 Desember 2022 | 11:42 WIB

Floria Juara 1 dalam Expo Hari Pangan di USM

Rabu, 30 November 2022 | 15:13 WIB
X