Bangun Ruang Kelas, Dilengkapi Fasilitas Komputer

- Jumat, 6 Agustus 2021 | 00:17 WIB
Kepala SMPN 11 Semarang, Dwi Astuti Indriyanti didampingi Pembantu Pimpinan Bidang Standar Proses, Darus Irfangi, saat mencoba komputer di Laboratorium TIK atau ruang tes Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Kamis (5/8). (SM/Muhammad Arif Prayoga)
Kepala SMPN 11 Semarang, Dwi Astuti Indriyanti didampingi Pembantu Pimpinan Bidang Standar Proses, Darus Irfangi, saat mencoba komputer di Laboratorium TIK atau ruang tes Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Kamis (5/8). (SM/Muhammad Arif Prayoga)

SEMARANG, suaramerdeka.com - SMPN 11 Semarang saat ini tengah mencoba berinovasi untuk membangun ruang kelas atau rombongan belajar (Rombel) berfasilitas komputer.

Pembangunan dilaksanakan dalam kondisi pembelajaran yang masih berlangsung secara daring, sehingga diharapkan dapat lebih cepat selesai sebelum penerapan kembali pembelajaran tatap muka (PTM).

Rencananya, untuk tahap awal akan ada delapan kelas bagi siswa kelas IX yang menggunakan fasilitas komputer berjaringan internet tersebut.

Baca Juga: KH Abdurrahman, Perintis Pesantren Al-Huda Jetis

Kepala SMPN 11 Semarang, Dwi Astuti Indriyanti, mengatakan, program sekolah terbaru sekarang masih berkenaan dengan pembangunan atau pembenahan sarana dan prasarana (Sarpras). Untuk pembangunan ruang kelas berfasilitas komputer dengan jaringan internet.

Pihaknya berkeinginan agar nantinya, satu meja dilengkapi satu unit komputer. Inovasi SMPN 11 Semarang ini, merupakan usaha persiapan dalam menjawab tantangan perkembangan teknologi dan zaman, melalui peningkatan kualitas pembelajaran lewat pembenahan Sarpras.

''Kami ingin menyiapkan pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Untuk tahap awal, masih akan dilaksanakan untuk siswa kelas IX. Namun, rencana juga dikembangkan lagi bagi kelas VII dan VIII. Kami sudah memiliki komputer sekitar 250 unit, yang siap untuk ditata bagi ruang kelas baru tersebut,'' ujar dia, Kamis (5/8).

Baca Juga: PJF 2021, Cari Musisi Terbaik di Kalimantan untuk Dikutsertakan dalam Prambanan Jazz Virtual Festival

Pembekalan siswa kelas IX dengan fasilitas komputer di meja belajar mereka, menurut Dwi, sekaligus untuk mengajarkan karakter jujur dan tanggung jawab baru kepada para siswa. Diharapkan mereka akan mampu menggunakan, menjaga, dan merawat fasilitas komputer tersebut dengan baik.

Fasilitas ini, akan mulai digunakan saat PTM kembali berjalan. Sebelumnya, kata Dwi, SMPN 11 Semarang telah memiliki laboratorium TIK yang digunakan bagi Bimbingan Konseling (BK), untuk siswa dan guru yang ingin belajar lebih lanjut terkait bidang tersebut.

''Akses untuk fasilitas komputer, nantinya difungsikan tim admin IT sekolah. Masing-masing siswa akan diberikan kode akses login tersendiri. Hanya bisa digunakan pada saat guru mengajar di kelas. Jadi, setelah jam sekolah usai maka komputer akan dimatikan dan tidak bisa diakses. Ini untuk menjaga agar komputer tidak disalah gunakan untuk aktivitas lain di luar kegiatan pembelajaran,'' terang dia.

Baca Juga: Kajati Jateng Raih Doktor Suguhkan Penelitian Sanksi Pidana Pajak

Model pembelajarannya, para siswa selain menggunakan sumber pembelajaran dari buku ajar juga bisa mengakses pengetahuan tambahan dengan menggunakan fasilitas internet. Sementara untuk ujian harian, akan dilangsungkan mirip Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) atau Computer Assisted Test (CAT) bagi calon PNS.

Ditambahkannya, ujian harian berbasis mirip UNBK atau CAT, diharapkan bisa meminimalisir siswa untuk mencontek. Ini akan diberlakukan untuk semua mata pelajaran. Tentunya, lanjut Dwi, guru-guru pun harus siap dengan konsep pengajaran berfasilitas komputer berjaringan internet tersebut.

''Kami memang memiliki cita-cita, agar siswa SMPN 11 Semarang nantinya bisa memiliki skill tambahan saat lulus sekolah. Jadi, kami ingin menghasilkan output siswa berkualitas yang siap menghadapi pembelajaran di tingkat pendidikan berikutnya,'' tegas dia. 

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

X