Mudahkan Petambak di Wilayah Pesisir, Tim Peneliti UPGRIS Kembangkan Ekskavator Apung

- Selasa, 29 November 2022 | 19:01 WIB

SEMARANG, suaramerdeka.com - Tim peneliti Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) mengembangkan produk ekskavator apung untuk memudahkan petambak, khususnya di wilayah pesisir Jawa.

Ketua tim peneliti, Aan Burhanudin MT mengatakan, produk tersebut nantinya akan dikomersialisasikan alias dijual kepada kelompok petambak. Harga yang dipatok pun dianggap jauh lebih kompetitif dibanding harga pasaran.

Pihaknya bekerja sama dengan sektor dunia industri, dalam hal ini CV Menara Surya Engineering. Tim peneliti juga melibatkan mahasiswa dari Teknik Mesin dan Manajemen untuk proses pengembangannya.

Baca Juga: Tiga Prodi UPGRIS Raih Akreditasi Unggul

"Penelitian didasari fenomena abrasi di pesisir Pulau Jawa, maka dengan alat ini akan memudahkan petambak karena bisa mengapung di atas air," kata Aan saat uji coba produk ekskavator tersebut di tambak pesisir Kota Semarang, Selasa 29 November 2022.

Program penelitian bertajuk Kedaireka Matching Fund 2022 ini mendapat pendanaan dari Kementrian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

"Untuk merakit satu unit alat ini diperlukan waktu kurang lebih empat bulan. Kami sudah menjual beberapa unit, dan menerima pesanan untuk sejumlah wilayah di pesisir Jawa Tengah, seperti Kudus, Pati, Tegal dan sekitarnya," ujarnya.

Baca Juga: Dosen UPGRIS Gelar Workshop Praproduksi Eduplay

Adapun nama reka cipta atau penciptaan tim peneliti ini adalah 'Komersialisasi Produk Eksavator Apung dalam Meningkatkan Ekonomi Petambak di Pesisir Jawa'. Tim peneliti juga beranggotakan Dr Sumarno, Dr Achmad Buchori, Nur Cholifah MPd, dan Qristin Violinda PhD.

Sementara itu, Kepala Pusat Inkubator dan Pengembangan Jurnal LPPM UPGRIS, Dr Achmad Buchori menyatakan, pesanan alat tersebut juga sudah merambah ke luar Jawa Tengah. Nilai jual per unit berkisar antara Rp 325 juta hingga Rp 350 juta.

Halaman:

Editor: Eko Fataip

Tags

Artikel Terkait

Terkini

UPGRIS Jajaki Kerja Sama Perguruan Tinggi Thailand

Sabtu, 28 Januari 2023 | 22:33 WIB
X