PGRI Optimis Komitmen Pemerintah Tuntaskan Pengangkatan 1 Juta Guru

- Jumat, 25 November 2022 | 14:12 WIB
Ketua PGRI Jateng, Dr Muhdi saat menghadiri upacara memperingati HUT ke-77 PGRI dan Hari Guru di Kampus IV UPGRIS, Jl Gajah Raya Semarang, Jumat 25 November 2022.
Ketua PGRI Jateng, Dr Muhdi saat menghadiri upacara memperingati HUT ke-77 PGRI dan Hari Guru di Kampus IV UPGRIS, Jl Gajah Raya Semarang, Jumat 25 November 2022.

SEMARANG, suaramerdeka.com - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yakin dan optimis terhadap komitmen pemerintah dalam menuntaskan janjinya.

Janji yang dimaksud berkenaan dengan program pemerintah mengangkat satu juta guru menjadi aparatur sipil negara (ASN) pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Ketua PGRI Jateng, Dr Muhdi berharap, program pengangkatan satu juta guru itu bisa terealisasi paling lama pada November 2023 mendatang.

Baca Juga: Doa Bersama JSIT Jawa Tengah Jelang Puncak Hari Guru Nasional 2022, Ini Pesan Ketua PGRI

"Mendikbudristek sudah menyampaikan secara langsung, memastikan pemenuhan satu juta guru. Kami melihat ada upaya itu, dan sekarang sudah mencapai 600-an ribu," kata Muhdi usai mengikuti upacara peringatan HUT ke-77 PGRI dan Hari Guru di Kampus IV Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Jumat 25 November 2022.

Momen HUT PGRI dan Hari Guru dimaknai oleh organisasi profesi guru tersebut untuk menyemangati guru agar terus bangkit. Pihaknya mendorong guru mengejar ketertinggalan, demi memulihkan dan memajukan pendidikan di Tanah Air.

"Ini kami buktikan HUT PGRI bergelora di Jateng, tidak hanya sebatas euforia jalan sehat, tetapi kami turut memberikan apresiasi. Kami pun mencoba mendukung upaya pemerintah, dan upaya itu saya kira sudah nampak," ujarnya.

Baca Juga: Ribuan Guru Senam Bersama Meriahkan HUT Ke-77 PGRI

Muhdi juga mencatat poin penting lain yang disampaikan Mendikbudristek Nadiem Makarim pada momen HUT PGRI dan Hari Guru. Salah satunya upaya pemerintah mendorong para guru untuk terus kreatif dan inovatif melalui Kurikulum Merdeka.

"Menteri ingin kurikulum baru ini sebagai upaya agar peserta didik memiliki kepribadian yang berprofil pancasila, kreatif dan inovatif. Menteri yakin cara ini yang terbaik untuk membentuk generasi yang unggul," jelasnya.

Halaman:

Editor: Eko Fataip

Tags

Artikel Terkait

Terkini

STIE AMA Salatiga Dijadikan Kampus Berbasis Wirausaha

Senin, 5 Desember 2022 | 22:41 WIB

Peneliti Unika Kembangkan Startup Perhutanan Sosial

Senin, 5 Desember 2022 | 15:20 WIB
X