Terima SK Mendikbud Ristek, STIKES Resmi Jadi Universitas Muhammadiyah Gombong

- Rabu, 4 Agustus 2021 | 20:00 WIB
Serahterima SK Penggabungan STTM dengan STIKES Muhammadiyah Gombong menjadi Universitas Muhammadiyah Gombong secara virtual, Rabu (4/8). (suaramerdeka.com/Supriyanto)
Serahterima SK Penggabungan STTM dengan STIKES Muhammadiyah Gombong menjadi Universitas Muhammadiyah Gombong secara virtual, Rabu (4/8). (suaramerdeka.com/Supriyanto)

GOMBONG, suaramerdeka.com - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Gombong resmi berubah bentuk menjadi Universitas Muhammadiyah Gombong (Unimugo).

Perubahan ini setelah Kemendikbud Ristek menerbitkan Surat Keputusan Nomor 312/E/0/2021 tentang Izin Penggabungan Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah dengan STIKES Muhammadiyah Gombong menjadi Universitas Muhammadiyah Gombong.

Dalam Surat Keputusan Mendikbud Ristek yang ditandatangani oleh Dirjen Dikti Prof Ir Nizam MSc DIC PhD IPU Asean Eng pada 5 Juli 2021 itu, Universitas Muhammadiyah Gombong menyelanggarakan sejumlah program studi. Yakni Profesi Ners (Program Profesi), Pendidikan Profesi Bidan (Program Profesi), Kebidanan (S1), Keperawatan (S1), Farmasi (S1), Teknik Industri (S1), Kebidanan (D3), Keperawatan (D3), Perawatan dan Perbaikan Mesin (D3), Hukum (S1) dan Manajemen (S1).

Baca Juga: PPKM Level 4 Hingga 9 Agustus, ASN Sektor Non-Esensial Diminta Tetap WFH 100 Persen

Adapun serahterima Surat Keputusan Penggabungan STTM dengan STIKES Muhammadiyah Gombong menjadi Universitas Muhammadiyah Gombong berlangsung secara virtual melalui Zoom Meeting, Rabu (4/8). Penyerahan oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VI Prof Dr Ir Muhammad Zainuri DEA diterima oleh Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Universitas Muhammadiyah Gombong dr H Fatah Widodo SpM MKes.

Hadir secara daring Ketua Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan PP Muhammadiyah Prof H Lincolin Arsyad MSc PhD, pimpinan wilayah, daerah dan cabang Muhammmadiyah serta jajaran civitas akademika Universitas Muhammadiyah Gombong.

Kepala LLDikti Wilayah VI Prof Dr Ir Muhammad Zainuri DEA dalam pengarahannya menyampaikan bahwa dengan berdirinya Universitas Muhammadiyah Gombong, peta perguruan tinggi swasta di Jawa Tengah mengalami perubahan.

Baca Juga: Meski Libur 11 Agustus 2021, Tahun Baru Islam Tetap 1 Muharram 1443 H

Dari penggabungan ini, pelaksanaan sejumlah program studi untuk segera diakselerasikan guna meningkatkan akreditasinya. Hal itu menjadi investasi awal untuk berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menag Tinjau Pembangunan Ma’had II UIN Walisongo

Senin, 27 September 2021 | 19:47 WIB

USM Berikan Beasiswa 56 Atlet

Sabtu, 25 September 2021 | 16:57 WIB
X