Dosen UPGRIS Gelar Workshop Praproduksi Eduplay

- Sabtu, 19 November 2022 | 19:46 WIB
(suaramerdeka.com/dok UPGRIS)
(suaramerdeka.com/dok UPGRIS)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Kedaireka dinilai sebagai solusi terkini dalam mewujudkan kemudahan sinergi kontribusi perguruan tinggi dengan komersialisasi industri untuk kemajuan bangsa Indonesia, yang sejalan dengan visi Kampus Merdeka Kemendikbudristek.

Kedaireka tercetus dari visi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nadiem Makarim dan Direktur Jenderal Dikti Prof Nizam PhD dalam mewujudkan kemudahan sinergi antara perguruan tinggi dan industri dalam satu platform.

Komitmen terhadapt Kedaireka turut didukung hadirnya program Matching Fund sebagai insentif bersinergi.

Baca Juga: LPPM UPGRIS Diseminasikan Hasil Penelitian

Salah satu tim Matching Fund Kedaireka Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) yang diketuai oleh Noviana Dini Rahmawati MPd menyelenggarakan workshop praproduksi Eduplay.

Dalam wokshop ada tiga tema diantaranya pengenalan membaca, kedua pengenalan menulis, dan ketiga pengenalan berhitung pada anak usia dini.

Kegiatan ini dilaksanakan pada 5 September 2022 lalu di Hotel Harris Semarang. Hadir tim Kedaireka UPGRIS serta Mitra PT Campus Digital Indonesia yang dipimpin oleh Faris Fanani Mpsi Psikolog.

Baca Juga: Mahasiswa Dituntut Jeli Petakan Potensi Desa, UPGRIS Beri Pembekalan Mahasiswa KKN

Noviana Dini Rahmawati menyampaikan hasil kegiatan workshop menghasilkan beberapa rekomendasi terkait substansi buku eduplay.

“Beberapa rekomendasi diantaranya, buku yang dihasilkan merupakan buku yang asik dan menyenangkan untuk dibaca, ditulis, dan dipahami oleh anak-anak. Buku pengenalan membaca, menulis dan berhitung pada anak usia dini ini berbasis augmented reality yang menarik,” tutur Dini.

Halaman:

Editor: Eko Fataip

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rektor USM Hadiri Rapimnas PII 2023 di Balikpapan

Selasa, 24 Januari 2023 | 20:54 WIB
X