SMA 3 Bekasi Diduga Lakukan Pungli Berkedok Sumbangan, Ridwan Kamil Minta Kadisdik Telusuri dan Beri Sanksi

- Rabu, 16 November 2022 | 18:07 WIB
Ridwan Kamil memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) untuk menelusuri dugaan pungli yang dilakukan oleh SMA 3 Bekasi. (Istimewa)
Ridwan Kamil memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) untuk menelusuri dugaan pungli yang dilakukan oleh SMA 3 Bekasi. (Istimewa)

BEKASI, suaramerdeka.com — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengecam tindakan SMA 3 Bekasi atas dugaan pungutan liar.

Ridwan Kamil menegaskan, segala bentuk pungutan untuk apapun terhadap orang tua murid maupun murid itu sendiri di lingkungan sekolah tidak diperbolehkan.

Hal itu diungkapkan oleh Ridwan Kamil melalui unggahan di Instagram pribadinya.

Baca Juga: Pertama Kali GIIAS Hadir di Kota Semarang, Hadirkan Teknologi dan Produk Terbaru Otomotif

Gubernur itu mengunggah sebuah tangkapan layar berisi pesan WhatsApp yang diduga praktek pungutan liar (pungli) yang dilakukan pihak SMAN 3 Bekasi terhadap orang tua murid.

Ridwan mengatakan bahwa semua anggaran pendidikan telah diurus oleh negara, bukan diatur pihak sekolah.

"Tidak boleh ada pungutan apapun, di sekolah negeri baik SMA/SMK/SLB yang menjadi kewenangan Provinsi. Semua urusan anggaran pendidikan itu sepenuhnya diurus oleh negara," tulis Ridwan Kamil pada, Rabu, 16 November 2022.

Baca Juga: Terpilih Aklamasi, Ferry Indrianto Resmi Jadi Ketua Kadin Surakarta

Ridwan melanjutkan, pihak sekolah harus meminta izin apabila ada urgensi.

“Jikapun ada urgensi, itu pun harus mendapatkan izin tertulis dari Gubernur,” sambungnya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X