Program Gedeg peningkatan Imun Tubuh, Tradisi Berjemur di SMPN 2 Tengaran

- Minggu, 1 Agustus 2021 | 15:46 WIB
Guru dan karyawan SMP Negeri 2 Tengaran, senam bersama sambil berjempur di bawah sinar matahari. (sm/dok)
Guru dan karyawan SMP Negeri 2 Tengaran, senam bersama sambil berjempur di bawah sinar matahari. (sm/dok)

TENGARAN, suaramerdeka.com - Pandemi Covid-19 membuat orang berbagai cara, agar terhindar dari mencoba dan tidak terinfeksi virus serangan tersebut.

Salah satunya dengan memanfaatkan keberlimpahan cahaya matahari sebagai stimultan penghasil vitamin D ditubuh, yang dapat meningkatkan imun atau daya tahan tubuh.

Tradisi akhirnya menjadi kebiasaan sebagian besar masyarakat saat pandemi ini. Seperti yang dilaksanakan SMP Negeri 2 Tengaran, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, dengan Program Gedeg.

Inovasi tiada henti. Itulah kata yang tepat menggambarkan program kerja yang dilakukan oleh Kepala SMPN 2 Tengaran, Waluya SPd MPd. Termasuk di masa pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung lebih dari 1,5 tahun.

Baca Juga: Menpora Pastikan Atlet Olimpiade Tokyo Dapat Apresiasi, Jangan Lihat Medalinya tapi Perjuangannya

Selain inovasi di bidang pembelajaran terutama terkait belajar berani, SMPN 2 Tengaran (Griduta), Kabupaten Semarang, mengawasi dalam rangka menjaga daya tahan tubuh guru, yang sehari-hari tetap wajib masuk sekolah.

Salah satu inovasi yang dilakukan SMP Griduta adalah dengan program Gedeg. Apa itu Gedeg? Singkatan dari Gerak dan Dede SMP Griduta. Intinya bagaimana memberikan semangat dan mengajak guru dan siswa selalu beraktivitas baik di sekolah atau di rumah. Program GEDEG ini muncul, didorong oleh peningkatan jumlah masyarakat yang enggan beraktivitas.

Gerak dan dede (berjemur, Bahasa Jawa) memberikan manfaat yang besar bagi kesehatan tubuh. Terutama menjaga imunitas tubuh agar tidak mudah sakit. Apalagi dalam beberapa waktu ini masyarakat bermalas-malasan untuk dede. Ada anggapan akan membuat kulit terbakar sehingga berwarna hitam.

Baca Juga: Pakar: Makan di Luar Lebih Berisiko Tertular Covid-19

Padahal sinar matahari pagi mengandung banyak vitamin yang baik untuk kesehatan dan memicu daya tahan tubuh agar lebih baik. Sinar matahari pagi menghasilkan sinar ultraviolet (UV) yang mengenai permukaan kulit untuk diubah oleh tubuh menjadi vitamin D.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

SMP Muhammadiyah Plus Juara Mapsi Salatiga

Minggu, 26 September 2021 | 11:04 WIB

Siswa Tidak Sehat, Diminta Tidak Usah Ikut PTM

Kamis, 23 September 2021 | 18:44 WIB

Jawab Tantangan, KIH SMK Negeri 6 Semarang Diresmikan

Minggu, 19 September 2021 | 19:58 WIB

SDI Al Azhar 29 Terbitkan Buku Ajar

Minggu, 19 September 2021 | 19:24 WIB
X