85,3 Persen Siswa Takut Tertinggal Pelajaran selama Daring, Pakar Pendidikan: Perlu Integrasi Metode Hybrid

- Kamis, 29 Juli 2021 | 17:22 WIB
Pembelajaran online. (pikiran-rakyat.com) (Nugroho Wahyu Utomo)
Pembelajaran online. (pikiran-rakyat.com) (Nugroho Wahyu Utomo)

Yang menarik, survei Inventure-Alvara menunjukkan sebanyak 57,3% responden lebih mementingkan sekolah yang memiliki kurikulum digital dibandingkan reputasi sekolah.

“Hasil survei ini menggambarkan yang pelajar rasakan adanya kesulitan pelajaran secara online. Ibaratnya kaya orang kalau lagi tidur dibangunin,” kata Elidjan.

Menurutnya, perlu diberikan pemahaman kepada pelajar ketika selesai menempuh studi di pendidikan formal, nilai yang didapat akan lebih banyak dan relevan dari sekolah online atau Hybrid. Maka, perlunya integrasi antara pembelajaran online dan offline melalui metode Hybrid.

“Mungkin dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. Seharusnya tidak menjadi masalah. Apalagi untuk perguruan tinggi yang memang sudah terbiasa melakukan hal tersebut,” kata Elidjen

Metode hybrid harus dilaksanakan dengan penanganan optimal. Apalagi jika dilengkapi pengembangan platform online untuk mendukung proses pembelajaran yang mengedepankan eksperiential learning.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Kata Data

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PTM Terbatas, Tantangan Baru bagi Guru dan Siswa

Minggu, 24 Oktober 2021 | 22:48 WIB
X