Agar Tetap Tangguh dan Kompetitif, Presiden Minta Perguruan Tinggi Tua Lakukan Peremajaan

- Kamis, 29 Juli 2021 | 10:45 WIB
Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas melalui konferensi video mengenai evaluasi PPKM Darurat dari Istana Merdeka, Jakarta. (BPMI Setpres)
Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas melalui konferensi video mengenai evaluasi PPKM Darurat dari Istana Merdeka, Jakarta. (BPMI Setpres)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Presiden Joko Widodo meminta perguruan tinggi yang usianya sudah tua untuk segera melakukan peremajaan.

Di antaranya peremajaan diri, peremajaan kurikulum dan sistem pembelajaran, peremajaan manajemen dan perilaku, agar tetap tangguh dan kompetitif di dunia yang baru.

Bagi perguruan tinggi yang masih muda, hal ini merupakan kesempatan emas karena tidak terbebani untuk membuang tradisi kerja masa lalu.

“Perguruan tinggi baru berkesempatan untuk melompat ke cara kerja baru, ke kurikulum baru, ke manajemen model baru. Disrupsi sekarang ini memberikan kesempatan kepada pendatang baru, kepada yang remaja untuk mendahului yang lama, yang terbebani dengan cara-cara lama,” terangnya.

Baca Juga: Anak Disabilitas Memiliki Kerentanan Ganda terhadap Pandami, Ini Imbauan Pakar

Di sisi lain, Presiden memastikan bahwa pemerintah bekerja keras untuk mengembangkan ekosistem kebijakan yang kondusif bagi pengembangan cara-cara baru yang lebih produktif dan efisien.

Presiden berharap perguruan tinggi bisa membangun cara kerja baru dengan lebih progresif.

“Saya harap perguruan tinggi harus lebih progresif dalam membangun cara kerja baru untuk menyiapkan masa depan para mahasiswa kita, dan untuk menyiapkan Indonesia mendahului negara-negara lain,” tandasnya.

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Himmatisi USM Gelar Workshop Bangun Bisnis Berbasis IT

Minggu, 19 September 2021 | 16:05 WIB
X