Pembentukan Pelajar Pancasila, SMA Mijen Wajibkan Siswa Membuat Drama Cegah Perundungan

- Jumat, 30 September 2022 | 08:24 WIB
Siswa kelas X SMAN 1 Mijen Kabupaten Demak menonton pementasan drama yang dibawakan oleh kelompok siswa secara bergantian. (suaramerdeka.com / Hasan Hamid)
Siswa kelas X SMAN 1 Mijen Kabupaten Demak menonton pementasan drama yang dibawakan oleh kelompok siswa secara bergantian. (suaramerdeka.com / Hasan Hamid)

DEMAK, suaramerdeka.com - SMAN 1 Mijen Kabupaten Demak menerapkan pendidikan kurikulum merdeka dengan cara kreatif.

Pada projek pembentukan pelajar pancasila, sekolah tersebut tidak hanya memberikan materi pelajaran berupa teori.

Bahkan, SMAN 1 Mijen juga mewajibkan siswa memvisualisasi pemahaman mereka melalui karya poster dan drama.

Baca Juga: Set Top Box Ngeblank Gagal Tangkap Sinyal TV Digital, Don't Worry, Pakai 4 Cara Jitu Ini untuk Mengatasi

Kepala SMAN 1 Mijen, Mustaqimah SPd MPd mengatakan, meski kurikulum merdeka diterapkan pada siswa kelas X atau siswa baru, namun mereka dapat mengikuti dengan baik.

Terbukti pada sub tema terkait pencegahan perundungan atau bullying yang merupakan bagian dari tema Bangunlah Jiwa dan Raga, siswa mempunyai pemahaman yang mendalam.

Setidaknya hal itu dapat dilihat dari isi tulisan poster yang mereka buat dan action dalam bentuk drama yang mereka buat.

Baca Juga: Soal Gabung ke Partai Politik, Ridwan Kamil Minta Semua Bersabar

Dari 356 siswa, dibagi dalam sejumlah kelompok yang masing-masing terdiri atas 7-8 personel.

Mereka kemudian membuat pementasan drama dengan naskah, skenario, sutradara dan pemain drama yang dirancang oleh masing-masing kelompok.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Siswa SMKN 3 Salatiga Juara Lomba Tingkat ASEAN

Selasa, 15 November 2022 | 06:05 WIB
X