Aptisi Soroti Permasalahan Kebijakan Pengelolaan Perguruan Tinggi

- Selasa, 27 September 2022 | 05:40 WIB
 Ketua Umum Aptisi Budi Jatmiko menyerahkan surat keputusan pengukuhan pengurus kepada Ketua Aptisi   Jateng,Edi Noersasongko,di Semarang. (SM/Hari Santoso)
Ketua Umum Aptisi Budi Jatmiko menyerahkan surat keputusan pengukuhan pengurus kepada Ketua Aptisi Jateng,Edi Noersasongko,di Semarang. (SM/Hari Santoso)

SEMARANG,suaramerdeka.com - Asosiasi perguruan tinggi Swasta Indonesia (aptisi) menyoroti sejumlah permasalahan dalam pengelolaan pendidikan tinggi di Tanah Air.

Diantaranya pembahasan rencana undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) yang dinilai liberal hingga seleksi jalur mandiri di lingkungan perguruan tinggi negeri (PTN) yang terkesan diperjualbelikan.

Hal itu dikatakan Ketua Umum aptisi,Dr Budi Jatmiko di Semarang.

Baca Juga: Hotel Ciputra Semarang Salurkan Beasiswa Pendidikan

"Terdapat beberapa catatan dan sorotan Aptisi mengenai kebijakan dan kinerja pengelolaan pendidikan tinggi di Tanah Air,"tutur dia.

Ini disampaikannya saat mengukuhkan kepengurusan aptisi Jateng periode 2022-2026 di bawah kepemimpinan Prof Dr Edi Noer Sasongko yang juga Rektor Kampus Udinus.

Budi Jatmiko juga berbicara dihadapan para rektor dan pimpinan kampus swasta seperti Prof Dr Y Sutomo dari Instititut Teknologi Bisnis (ITB) Semarang yang juga terpilih menjadi Sekretaris Aptisi Jateng.

Baca Juga: Lagi, Nikita Mirzani Singgung Mbak Nana: Pengin Jadi Menteri Pendidikan, Najwa Shihab: Pernah Ditawari Jadi...

Lalu terdapat Rektor Unwahas Prof Dr Mudzakkir Ali,Rektor Unissula Prof Dr Gunarto,Rektor USM Dr Supari,Ketua Stiepari Dr Samtono,hingga guru besar ilmu hukum Prof Dr Mahmutarom.

Halaman:

Editor: Hendra Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Floria Juara 1 dalam Expo Hari Pangan di USM

Rabu, 30 November 2022 | 15:13 WIB

USM Gelar Talk Show Bahas Keefektifan Pembatasan BBM

Jumat, 25 November 2022 | 16:37 WIB
X