Belajar Pertanian Ramah Lingkungan di Kampung Papisangan, Ini yang Didapat Para Siswa

- Jumat, 23 September 2022 | 12:25 WIB
Siswa kelas IV SD Negeri 2 Cisaat, Sukabumi menanam padi di Kampung Papisangan, Desa Caringin, Kecamatan Cicurug. (suaramerdeka.com / dok)
Siswa kelas IV SD Negeri 2 Cisaat, Sukabumi menanam padi di Kampung Papisangan, Desa Caringin, Kecamatan Cicurug. (suaramerdeka.com / dok)

SUKABUMI, suaramerdeka.com - Sebanyak 40 siswa kelas IV SD Negeri 2 Cisaat, Sukabumi mengunjungi Kampung Papisangan, Desa Caringin, Kecamatan Cicurug.

Di situ mereka yang didampingi para guru dan kepala sekolah belajar tentang pertanian ramah lingkungan.

Belajar langsung di alam terbuka, para siswa menanam pohon di polybag, melihat proses budi daya jamur tiram, proses pengembangbiakkan lele dengan sistem bioflok, belajar membuat pupuk organik cair, menanam padi, pengolahan kotoran kambing menjadi kompos, dan tentu saja bertanya jawab dengan para pendamping lapangan di Kampung Papisangan.

Baca Juga: Windows 11 Kembali Meluncurkan Versi Terbarunya, Intip Bedanya

Kegiatan para siswa SD Negeri 2 Cisaat, Sukabumi pada pertengahan September 2022 itu berlangsung di lahan pertanian sehat seluas 18.643 meter persegi yang dikembangan Pabrik Aqua Mekarsari.

Lokasi ini, menjadi kawasan pengembangan agribisnis dan agroeduwisata di Kampung Papisangan, Desa Caringin, Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi, bekerjasama dengan mitra pelaksana Negeri Ternak Indonesia.

“Pabrik Aqua Mekarsari mulai mengembangkan sistem pertanian terpadu yang ramah lingkungan sejak tahun 2018.

Baca Juga: Cek Prediksi Karir dan Keuangan Zodiak Virgo, Sagitarius, Leo, Scorpio, Cancer, Libra, Sabtu 24 September 2022

Sejak saat itu kami bersama mitra pelaksana berupaya mengubah kebiasaan para petani agar dapat mulai menggunakan pupuk organik di lahan masing-masing. Proses perubahan itu tentu saja butuh waktu dan kerja keras semua pihak."

"Alhamdulillah hingga tahun 2022 konversi lahan padi konvensional menjadi lahan padi sehat di Kampung Papisangan sudah mencapai 18.643 meter persegi. Hal itu sejalan dengan semakin menurunnya penggunaan pupuk kimia,” jelas Koordinator CSR Pabrik AQUA Mekarsari Beni Satyahadi.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Viral Guru Terlambat Datang, Dilarang Masuk ke Sekolah

Minggu, 18 September 2022 | 11:49 WIB
X