Road Show Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital, Dorong Kreasi Entrepreneur

- Senin, 26 Juli 2021 | 22:01 WIB
Rektor UPGRIS Dr Muhdi, bersama moderator dan Koordinator Startup Digital Direktorat Pemberdayaan Informatika di Kominfo Sonny Sudaryana, saat acara Road Show Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital, yang disiarkan secara langsung melalui chanel youtube UPGRIS, Senin (26/7). (SM/Muhammad Arif Prayoga)
Rektor UPGRIS Dr Muhdi, bersama moderator dan Koordinator Startup Digital Direktorat Pemberdayaan Informatika di Kominfo Sonny Sudaryana, saat acara Road Show Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital, yang disiarkan secara langsung melalui chanel youtube UPGRIS, Senin (26/7). (SM/Muhammad Arif Prayoga)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) berusaha untuk mendorong para wirausahawan atau entrepreneur muda agar mampu mengembangkan dan mengkreasikan Startup Digital.

Melalui Road Show Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital, yang salah satunya digelar bersama dengan Universitas PGRI Semarang (UPGRIS).

Acara ini sudah berlangsung di 20 daerah di Indonesia, antara lain di Medan, Pekanbaru, Batam, Pontianak, Balikpapan, Jakarta, Bandung, Surakarta, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar dan Makasar. Upaya tersebut diharapkan bisa mengejar ketertinggalan perekonomian Indonesia dari negara-negara maju maupun ASEAN lainnya.

Baca Juga: Mayoritas Muslim Indonesia Anut Faham Sunni

Kegiatan ini, juga sejalan dengan visi Presiden Indonesia Jokowi untuk menjadi Indonesia Digital Nation pada 2025. Salah satu targetnya transformasi digital dengan mencetak 5.000 Startup. Ini menjadi suatu langkah adanya perubahan pada generasi muda, terutama bagi generasi millenial yang sudah masuk di dunia kerja. Gerakan ini sudah dimulai sejak 2016. Dalam kurun waktu tersebut, telah menjaring 85 ribu calon Startup Founder, serta menghasilkan 1.250 Startup yang berhasil dirintis.

Rektor UPGRIS Dr Muhdi, dalam sambutannya mengatakan, wirausahawan atau entrepreneur muda diharapkan mampu mengejar target ketertinggalan melalui pembangunan Startup Digital baru.

Untuk sementara ini, Indonesia baru mencapai sekitar tiga Startup Digital yang dinyatakan berhasil berkembang dengan baik. Padahal beberapa negara tetangga telah mampu mengembangkan hingga delapan Startup Digital.

''Gerakan nasional ini sekaligus untuk mengajarkan agar generasi muda mampu membuka lapangan pekerjaan baru. Peluang untuk itu tentunya akan menjadi semakin terbuka lebar, dengan adanya pengembangan Startup Digital,'' papar dia, dalam acara yang digelar secara virtual dan disiarkan lewat chanel youtube UPGRIS, Senin (26/7).

Menurut Dr Muhdi, saat ini kampus tengah bekerja keras untuk mewujudkan program dari Kemendikbud melalui kebijakan ''Merdeka Belajar, Kampus Merdeka''.

Salah satunya ditunjukkan dengan berhasil meraih kemenangan pada skema yang dikeluarkan Kemendikbud untuk pengaplikasian kebijakan tersebut.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Himmatisi USM Gelar Workshop Bangun Bisnis Berbasis IT

Minggu, 19 September 2021 | 16:05 WIB

Dapat Bantuan Dana Abadi, UGM Beri Beasiswa Mahasiswa

Sabtu, 18 September 2021 | 13:52 WIB
X