Unwahas Siapkan SDM Diplomat Santri

- Minggu, 25 Juli 2021 | 19:44 WIB
Tabligh Akbar Kebangsaan Bersama Gus Baha yang diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis Ke-21 Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang
Tabligh Akbar Kebangsaan Bersama Gus Baha yang diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis Ke-21 Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang

SEMARANG, suaramerdeka.com - Konsul Jenderal RI Di New York Dr Arifi Saiman MA merasa bangga, Nahdlatul Ulama (NU) yang identik dengan pondok pesantren memberikan perhatian serius terhadap pendirian perguruan tinggi NU, salah satunya Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang.

‘’Saya berharap Unwahas mencetak cendekiawan agen perubahan berwawasan global ala ahlussunnah waljamaah. Khusus Program Studi Hubungan Internasional (HI) FISIP Unwahas agar menjadi laboratorium yang menyiapkan sumber daya manusia diplomat santri seperti yang dincontohkan KH Hasyim Asy’ari dan KH Abdul Wahab Chasbullah,’’ tegas Arifi Saiman.

Dia mengatakan hal itu mewakili umat muslim dunia dalam Tabligh Akbar Kebangsaan Bersama Gus Baha yang diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis Ke-21 Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang, kemarin.

Baca Juga: Aptrindo Jateng dan DIY Berharap PPKM Tidak Diperpanjang Lagi

Menurut Arifi Saiman, sejarah mencatat diplomasi santri dalam menuntut kebebasan bermadzah di Tanah Hijaz yang kemudian dikenal dengan Komite Hijaz di Arab Saudi. ‘’Untuk apa pada saat itu Mbah Wahab dan Mbah Hasyim menuntut kebabasan bermadzhab? Tujuannya untuk mengamalkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin memberikan rahmat bagi semua penghuni alam ray aini,’’ katanya. Karena itu secara khusus dia minta nilai-nilai diplomat santri tersebut terus dikembangkan di Unwahas.

Rektor Unwahas Prof Dr H Mudzakir Ali mengatakan, Unwahas didirikin untuk melahirkan SDM unggul mencetak sarjana berbagai ilmu skala nasional dan internasional.

Tabligh Akbar Kebangsaan Bersama Gus Baha ini skala internasional karena selain diikuti para dosen dan mahasiswa juga diikuti diikuti 25 Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCI NU) se-Dunia, Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) dunia, Diaspora Muslim seperti Keluarga Islam Indonesia di Britania Raya (KIBAR) Inggris, Persatuan Pelajar Muslim se Eropa (PPME) Al Ikhlas Amsterdam Belanda.

Masyarakat Muslim Indonesia (MMI) di Frankfurt Jerman, Pengajian Al Firdaus di Irlandia, Keluarga Besar Ta'mir Masjid Baiturrahman KBRI di New Delhi, Nusantara Foundation di New York, Keluarga besar KJRI New York, KBRI di Kabul Afghanistan & KBRI di London UK.

Ketua Panitia Dies Natalis yang juga Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, keaswajaan dan Diaspora Dr H Nur Cholid MAg MPd menjelaskan, Tabligh Akbar Kebangsaan Bersama Gus Baha ((KH Ahmad Bahauddin Nursalim, Rais Syuriyah PBNU) merupakan upacara tasyakuran Dies Natalis Ke-21, menyambut HUT Ke-76 Kemerdekaan RI dan Tahun Baru Hijriyyah 1443.

‘’Tabligh Akbar Kebangsaan kami siarkan secara live melalui Unwahas TV & NU Channel,’’ kata Kholid.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

X