Sekolah Nasima Salurkan 107 Hewan Kurban

- Sabtu, 24 Juli 2021 | 00:36 WIB
Perwakilan peserta didik Sekolah Nasima, menyerahkan kambing kurban hasil tabungannya kepada salah satu pengasuh Panti Asuhan Al Kahfi Semarang. (SM/Agus Fathuddin)
Perwakilan peserta didik Sekolah Nasima, menyerahkan kambing kurban hasil tabungannya kepada salah satu pengasuh Panti Asuhan Al Kahfi Semarang. (SM/Agus Fathuddin)

Direktur Humas Publikasi, dan Promosi sekaligus Ketua Panitia Peringatan Iduladha Muhson SPd MM menjelaskan, protokol ketat diterapkan pada acara yang digelar saat Pembatasan Kegiatan Masyarakat Mikro (PKMM) Darurat sedang berlangsung guna mencegah penyebaran Covid-19.

Sehari sebelum acara semua yang terlibat acara dites menggunakan GeNose C19 dan harus menunjukkan hasil negatif Covid-19. Setelah itu diminta untuk berada di rumah dan menerapkan protokol kesehatan, sehingga saat hadir pada acara penyerahan hewan kurban semuanya dalam keadaan sehat.

Baca Juga: Lewat Wild Card, Dani Pedrosa Siap Balapan Lagi

‘’Meski begitu, semuanya tetap diwajibkan memakai masker, dicek suhu badannya, mencuci tangan memakai sabun, dan selalu menjaga jarak aman selama beraktivitas di dalam acara. Podium, kursi, mikrofon, semua peralatan, dan area kegiatan disemprot dengan cairan disinfektan,’’ kata Muhson.

Sementara itu, seribuan orang lebih hadir secara daring. Jajaran Pendiri, Pembina, Pengurus, dan Pengawas YPI Nasima, serta semua guru, tenaga kependidikan, dan perwakilan peserta didik atau orang tua hadir melalui Microsoft Teams pada tautan yang ditentukan panitia. 

Sedangkan peserta didik lainnya dari jenjang KB-TK, SD, SMP, dan SMA Nasima menyaksikan melalui kanal Youtube Sekolah Nasima. Sebagai wujud kehadiran mereka melakukan swafoto di depan laptop atau telepon pintar mereka yang sedang menayangkan acara penyerahan hewan kurban Sekolah Nasima. Foto-foto tersebut dikirimkan kepada wali kelas masing-masing.
 
Wakil Ketua Pengurus YPI Nasima, Ilyas Johari SPd MM dalam sambutanya mengatakan, pada saat didera kesulitan seperti pandemi ini, semuanya harus tawakal, sabar, dan ikhtiar.

‘’Sabar itu kalimat aktif, bukan pasif. Artinya selain berserah diri kepada Allah kita juga tetap beriktiar untuk tetap kuat dalam beribadah maupun beramal solih. Contohnya seperti yang dilakukan oleh peserta didik dan keluarga besar Sekolah Nasima melalui ibadah kurban ini,” kata Ilyas.

Menurutnya, kesabaran yang ditunjukkan anak-anak serta guru Sekolah Nasima patut diacungi jempol. Selama pembelajaran daring anak-anak serta guru istikamah dan semangat dalam pembelajaran sesuai jadwal yang disusun dan terus berinovasi.

“Pada saat liburan semua peserta didik tetap menabung kurban. Di rumah masing-masing mereka menabung di kaleng atau kotak kurban yang dikreasi sendiri. Mereka rutin mencatat dan melaporkan kepada wali kelas masing-masing. Pada batas akhir menabung mereka mentransfer tabungan yang dikumpulkan sekitar sebulan ke rekening panitia kurban.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Siswa SMKN 3 Salatiga Juara Lomba Tingkat ASEAN

Selasa, 15 November 2022 | 06:05 WIB
X