Jadi Guru Besar Unissula, Prof Edi Slamet Irianto: Penting Menempatkan Pajak Jadi Instrumen Demokrasi

- Sabtu, 10 September 2022 | 13:45 WIB
Guru besar Edi Slamet Irianto didamping istri,Prof Haula Rosdiana,menerima ucapan selamat dari Kepala Sangha Teravada Bikkhu Sri Pannavaro Mahathera di auditorium Unissula. (suaramerdeka.com / dok Unissula)
Guru besar Edi Slamet Irianto didamping istri,Prof Haula Rosdiana,menerima ucapan selamat dari Kepala Sangha Teravada Bikkhu Sri Pannavaro Mahathera di auditorium Unissula. (suaramerdeka.com / dok Unissula)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pakar politik hukum perpajakan nasional Edi Slamet Irianto resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar Kampus Unissula.

Edi Slamet Irianto pun menyampaikan orasi ilmiah dihadapan rapat senat terbuka yang dipimpin Prof Dr Anis Masdurohatun.

Salah satu buah pemikiran Edi Slamet Irianto, merupakan Kakanwil Direktorat Jendral Pajak Jakarta Utara ini adalah pentingnya menempatkan pajak sebagai instrumen demokrasi.

Baca Juga: Sabdo Nyoto, Perkataan 5 Weton Ini Bertuah dan Nyata! Kaya Makna, Bisa Bawa Kebaikan

"Pajak sejatinya instrumen demokrasi,"kata Edi,saat berdiri di mimbar auditorium Unissula kemarin.

Sebab pajak berasal dari rakyat,oleh rakyat,dan harus dikembalikan kepada rakyat,

Dipaparkannya tulisan ilmiah bertajuk "Politik Hukum Pajak Transformatif Prasyarat Sukses Menuju Indonesia Emas".

Baca Juga: PNS Saksi Korupsi di Semarang Diduga Dibunuh, Anggota Komisi III DPR: Harus Segera Diusut Tuntas

Ditambahkan Edi, pengembalian pajak untuk rakyat nantinya melalui pelayanan publik dan berbagai program pembangunan.

Ini sesuai tujuan bernegara, yaitu terwujudnya masyarakat adil dan makmur.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rektor USM Hadiri Rapimnas PII 2023 di Balikpapan

Selasa, 24 Januari 2023 | 20:54 WIB
X