Perlu Adanya Penyempurnaan Seleksi Masuk PTN Agar Lebih Adil dan Transparan

- Kamis, 8 September 2022 | 18:53 WIB
ilustrasi seleksi penerimaan mahasiswa baru. (unsulbar.ac.id.)
ilustrasi seleksi penerimaan mahasiswa baru. (unsulbar.ac.id.)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Upaya untuk terus menyempurnakan seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) agar lebih adil dan transparan harus didukung dalam rangka mewujudkan pelaksanaan sistem pendidikan nasional yang lebih baik.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Rabu (7/9) mengubah sistem seleksi masuk perguruan tinggi jalur SBMPTN dengan menghapus tes mata pelajaran.

Seleksi masuk perguruan tinggi yang diberlakukan saat ini dinilai menurunkan kualitas pembelajaran.

Baca Juga: Terbongkar Rahasia Basmi Kutu Putih, Letakkan Tanaman Hias di Luar Ruangan saat Musim Ini

Pada sistem yang baru diharapkan seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) lebih inklusif dan adil.

Menurut Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, perubahan sistem seleksi masuk PTN yang baru harus benar-benar didasari pertimbangan yang matang, sehingga sistem tersebut mampu menjawab permasalahan yang dihadapi selama ini.

"Berbagai upaya untuk membuat sesuatu menjadi lebih baik seyogyanya didukung. Apalagi ini berkaitan dengan dunia pendidikan yang merupakan salah satu jalan bagi bangsa ini untuk membangun sumber daya manusianya," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 8 September 2022.

Baca Juga: Kutu Putih Ternyata Suka Menyerang Tanaman Hias Seperti Ini, Semprot Air Cabai, Keok dalam Sehari!

Lestari berharap Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) terbuka dalam menerima masukan terhadap sistem baru seleksi masuk PTN itu, dalam rangka menyempurnakan sistem pendidikan nasional.

Lestari menegaskan sistem yang mumpuni membutuhkan orang-orang yang berintegritas tinggi dalam menjalankannya.

"Tanpa integritas yang tinggi, pelaksanaan sistem yang berlaku selalu saja menghadapi berbagai tantangan dalam pelaksanaannya," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

USM Gelar Talk Show Bahas Keefektifan Pembatasan BBM

Jumat, 25 November 2022 | 16:37 WIB

Senat USM Studi Banding ke Senat UMY

Rabu, 23 November 2022 | 19:24 WIB
X