Implementasi Kesuksesan Merdeka Belajar, Perlu Didukung Kompetensi Guru

- Rabu, 21 Juli 2021 | 12:25 WIB
Ilustrasi guru. (suaramerdeka.com / dok)
Ilustrasi guru. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Implementasi program Merdeka Belajar memungkinkan para guru untuk menentukan sendiri metode pembelajaran yang sesuai untuk peserta didiknya dan dapat dilaksanakan dengan sumber daya yang mereka miliki.

Untuk itu, kesuksesan program ini, salah satunya, perlu didukung kompetensi guru yang memadai.

Kompetensi guru perlu terus dibangun, salah satunya melalui kegiatan belajar mengajar dan pengembangan kompetensi mengajar.

“Guru sebaiknya fokus pada tugas pokoknya dan menjadikan keduanya sebagai fokus untuk terus mengembangkan kapasitasnya dalam mengadaptasi kebutuhan siswa,” diungkapkan Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Nadia Fairuza.

Baca Juga: Jelang COP UNFCCC Ke-26, Ini 4 Arahan Menteri LHK pada Calon Delri

Sayangnya aktivitas guru, terutama guru ASN, lebih banyak berfokus pada aktivitas-aktivitas administrasi lain yang tidak berhubungan secara langsung dengan aktivitas mengajar.

Banyak dari mereka juga andil dalam mengurus dana BOS Sekolah, menjadi Tata Usaha, serta aktivitas-aktivitas administrasi lain yang berhubungan dengan aktivitas mengajar.

Kegiatan ini membuat mereka tidak fokus dalam mengembangkan kemampuan mengajar. Kompetensi guru yang kurang memadai ini jugalah yang memengaruhi implementasi Merdeka Belajar selama pandemi.

Baca Juga: Kuliner Unggulan Nusantara, Ternyata Ada 104 Jenis Nasi Goreng di Indonesia

“Dengan adanya pembelajaran dari rumah, guru-guru diharuskan mengandalkan teknologi untuk dapat berkomunikasi dan memberikan pengajaran kepada muridnya,” kata dia.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Teknologi Tak Bisa Gantikan Peran Pendidik

Kamis, 23 September 2021 | 22:12 WIB

Siswa Tidak Sehat, Diminta Tidak Usah Ikut PTM

Kamis, 23 September 2021 | 18:44 WIB
X