Kampus NU Tingkatkan Kolaborasi Bersama Uni Eropa

- Rabu, 14 Juli 2021 | 19:43 WIB
Dubes Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, Vincent Piket (kanan), berbicara sebagai narasumber utama dalam webinar internasional Forum Rektor PTNU, secara daring, Rabu 14 Juli 2021. ( sm/ Hari Santoso )
Dubes Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, Vincent Piket (kanan), berbicara sebagai narasumber utama dalam webinar internasional Forum Rektor PTNU, secara daring, Rabu 14 Juli 2021. ( sm/ Hari Santoso )

SEMARANG, suaramerdeka.com - Kampus yang tergabung di dalam naungan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) didorong semakin meningkatkan kolaborasi bersama negara-negara kawasan Uni Eropa.

Sebab kolaborasi ini juga akan memberikan keuntungan akademi yang sedemikian besar untuk kemajuan kualitas pendidikan tinggi di Tanah Air.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Lembaga Perguruan Tinggi Nahdatul Ulama (LPTNU) PBNU yang juga Mantan Merisktekdikti Prof M Nasir PhD.

"Kami mendorong semakin banyak adanya kerja sama, antara kampus anggota LPTNU dengan negara-negara Uni Eropa. Bentuknya, bisa pertukaran dosen mahasiswa, kolaborasi riset internasional antarkampus dan sebagainya," tutur Nasir dalam acara webinar internasional Forum Rektor (FR) PTNU yang digelar secara video konferensi dan disiarkan luas oleh Kampus Unwahas dan Unisma Malang, Rabu 14 Juli 2021.

Acara ini mengambil tema ''Peluang Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) Mengembangkan Jejaring Kerja Sama dengan Uni Eropa''.

Baca Juga: Konferensi Menteri Asia, Menlu RI Serukan Dukungan terhadap Perjuangan Palestina

Selain Nasir, forum ini mengundang pembicara utama Dubes Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, Vincent Piket PhD. Selain itu hadir secara daring Rektor Unisma yang juga Ketua FR PTNU Prof Dr Maskuri, Rektor Unwahas Prof Dr Mudzakir Ali, serta Programme Manager Delegation of The Europian Union to Indonesia and Brunei Darussalam Destriani Nugroho.

Kegiatan ini dimoderatori Kepala Kantor Urusan Internasional Kerja Sama Unwahas, Dr Nanang Nurcholish dan Kepala Kantor Urusan Internasional Unisma Dr Imam Wahyudi K.

Nasir menambahkan terdapat ratusan kampus dibawah naungan PTNU. Mereka ini merupakan aset besar Bangsa Indonesia untuk mencetak generasi unggul dan calon pemimpin masa depan. Kiprahnya butuh semakin diperkuat diantaranya dengan lebih banyak menjalin kerja sama dengan berbagai kampus ternama di dunia.

Dia juga menyinggung di tengah merebaknya wabah, maka PTNU dituntut semakin kreatif dan inovatif mengembangkan perkuliahan berbasis teknologi informasi. Kerja sama internasional itu pula yang akan mendorong kampus NU semakin maju dan menguasai teknologi.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

X