Doa Kebangsaan, Dirjen Pendis Kemenag Ajak Civitas Akademika PTKI Perbanyak Pray For Home

- Sabtu, 10 Juli 2021 | 22:00 WIB

JAKARTA, suaramerdeka.com - Wakil Rektor/Wakil Ketua Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia mengadakan Doa Kebangsaan bertajuk “Mengetuk Pintu Langit” untuk mendoakan agar bangsa Indonesia sehat dan selamat mengahadapi pandemic Covid-19.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Prof. Dr. Muhammad Ali Ramdhani mengatakan di masa pandemic kita harus pandai-pandai menjaga imun dan iman agar kita sehat selamat dalam menjalani hidup.

“Segala ikhtiar lahir dengan menjaga protocol kesehatan telah kita lakukan, saatnya kita melangitkan doa sebanyak-banyaknya pray for home sebagaimana arahan Menteri Agama RI, Gus Yaqut Cholil Qaumas untuk pray for home”, terang Dani saat memberikan sambutan Doa Kebangsaan WR/WK PTKIN se-Indonesia, pada Jumat 9 Juli 2021.

Baca Juga: Ikut Arahan Menteri Agama, 675 Mahasiswa KKN UIN Walisongo Gelar Hening Cipta Indonesia

Guru Besar UIN Sunan Gunung Djati Bandung berharap doa-doa untuk mendekatkan diri kepada Alloh jangan hanya secara formal tetapi harus menjadi kebiasaan kita untuk berkominasi dengan Tuhan.

Diakhir sambutan Ramdhani membacakan puisi karya Ruchman Basori Kasubdit Sarpras dan Kemahasiswaan Diktis yang berjudul Mengetuk Pintu Langit, sebagai pengiring doa-doa yang dilantunkan.

Acara dipandu oleh Sumper Mulia Harahap WR III IAIN Padangsisidmpuan dengan pemimpin pembacaan yasin dan istighotsah KH. Dr. Isroqunnajah, M.Ag Ketua Forum WR/WK III PTKIN se-Indonesia. Hadir juga beberapa Rektor, Wakil Rektor I dan II, Kepala Biro, WR/WK Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama di zamannya, keluarga besar Direktorat Diktis serta civitas akademika PTKIN.

Baca Juga: Cara Membuang Sampah Pasien Covid-19 saat Isolasi Mandiri di Rumah

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Prof. Dr. Suyitno, M.Ag memberikan apresiasi atas digelarnya doa kebangsaan yang menghadirkan Wakil Rektor yang masih eksis juga yang menjabat pada masanya.

“Aprsiasi mendalam atas gagasan doa kebangsaan sebagai bentuk keprihatinan kita mengahadapi pandemic covid-19 dengan penuh kebersamaan”, kata Suyitno.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

X