Minta Mahasiswa Ikut Vaksin Covid-19, Rektor UIN Walisongo: Salah Satu Usaha Menormalkan Indonesia

- Kamis, 1 Juli 2021 | 17:17 WIB
Walikota Semarang, Ketua DRPD Kota Semarang, Rektor UIN Walisongo dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang meninjau Sentra Vaksinasi di Aula 2 Kampus 3 UIN Walisongo Ngaliyan Semarang. SM/Dok
Walikota Semarang, Ketua DRPD Kota Semarang, Rektor UIN Walisongo dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang meninjau Sentra Vaksinasi di Aula 2 Kampus 3 UIN Walisongo Ngaliyan Semarang. SM/Dok

SEMARANG, suaramerdeka.com - Semua mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo mulai dari D3, S1, S2 dan S3 diharapkan bisa mengikuti kegiatan vaksinasi Covid-19.

"Vaksinasi mahasiswa UIN Walisongo ini merupakan kerjasama dengan Pemkot Semarang selama 1 pekan di Aula 2 Kampus 3 mulai 5 - 9 Juli 2021" ujar Rektor UIN Walisongo, Prof Dr Imam Taufiq MAg, di ruang kerja Rektorat, Kamis 1 Juli 2021.

Imam Taufiq mengatakan, bahwa usaha untuk menormalkan kembali Indonesia, salah satunya dengan gerakan vaksinasi.

Baca Juga: Penerapan PPKM Darurat di Kota Semarang, Hendi: Kami Carikan Solusi Terbaik

Maka, semua civitas akademika UIN Walisongo secara serentak mengikuti vaksin. Dosen dan tenaga kependidikan sudah divaksin beberapa waktu lalu di beberapa rumah sakit Kota Semarang.

"Pekan depan kita mulai mahasiswa untuk divaksin" tegas Guru Besar Ilmu Tafsir ini.

Kemarin pihaknya berbicara langsung dengan Walikota Semarang dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang yang sedang menggalakkan vaksinasi bagi lansia, pra lansia dan pelayanan publik di berbagai tempat.

Baca Juga: 90 Persen Produksi Oksigen Medis Bakal Dialokasikan, Jaga Pasokan Jawa-Bali

"Kebetulan Aula 2 Kampus 3 UIN Walisongo menjadi salah satu sentra vaksinasi untuk wilayah Semarang Barat yang meliputi 6 Puskesmas" ungkapnya.

Kerjasama UIN Walisongo dengan Pemerintah Kota Semarang dalam memutuskan mata rantai Covid 19 sudah dilakukan sejak lama.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

X