UIN Walisongo-UiTM Malaysia Join Class Hingga Riset Kolaborasi

- Rabu, 30 Juni 2021 | 20:46 WIB
Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang Prof Dr H Imam Taufiq didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Dr Achmad Arief Budiman menunjukkan naskah kerja sama dengan Universiti Teknologi Mara (UiTM) Malaysia, Rabu 30 Juni 2021. (SM/Dok)
Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang Prof Dr H Imam Taufiq didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Dr Achmad Arief Budiman menunjukkan naskah kerja sama dengan Universiti Teknologi Mara (UiTM) Malaysia, Rabu 30 Juni 2021. (SM/Dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang bersama Universiti Teknologi Mara, Malaysia bersepakat menjalin kerja sama terkait tridharma perguruan tinggi.

Kesepakatan kerja sama tersebut diwujudkan dalam penandatanganan nota kesepahaman dan nota kesepakatan antara UIN Walisongo Semarang dan UiTM yang digelar secara daring, Rabu, 30 Juni 2021.

Rektor UIN Walisongo Semarang Prof Dr Imam Taufiq MAg menilai kerja sama dengan UiTM penting untuk menjadikan kedua kampus bersinergi menjadi kampus yang bermartabat dan memberi kontribusi pada kemaslahatan umat.

Baca Juga: Presiden Berlakukan PPKM Darurat Mulai 3 Juli, Begini Aturan Lengkapnya

Menurut rektor, visi UiTM hampir sama dengan visi UIN Walisongo yang ingin menjadikan perguruan tinginya bereputasi dunia. Kedua kampus juga mempunyai fakultas dan program studi untuk mewujudkan kolaborasi tersebut.

“Kami berharap ada peningkatan kolaborasi berbagai pihak. Misalnya kita berharap ada join class secara online antara UIN Walisongo dan UiTM,” kata guru besar ilmu tafsir itu.
 
Di tengah pandemi Covid-19, perkuliahan yang dilaksanakan secara daring sebisa mungkin terus meningkatkan kualitas. Join Class dapat diterapkan untuk bersama-sama bertukar gagasan serta pengalaman di masing-masing negara.

Baca Juga: Kemenkumham Buka Formasi CPNS untuk 4.558 orang, Beri Kesempatan Lulusan SMA

“Kami berharap tidak hanya join class, tapi ada join lecturer, join laboratory atau riset kolaborasi internasional, publikasi jurnal internasional bersama serta pengabdian masyarakat berbasis keterampilan sesuai dengan sosio-culture masing-masing negara,” kata Imam Taufiq.

Sementara itu Rektor UiTM Prof Dr Abd Halim Mohd Noor mengapresiasi kerja sama tersebut. Dia berharap kolaborasi dua pihak dapat berjalan dengan lancar.  

“Semoga kerja sama ini membawa kebaikan terhadap dua instansi,” katanya.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Himmatisi USM Gelar Workshop Bangun Bisnis Berbasis IT

Minggu, 19 September 2021 | 16:05 WIB

Dapat Bantuan Dana Abadi, UGM Beri Beasiswa Mahasiswa

Sabtu, 18 September 2021 | 13:52 WIB
X