Program Pertukaran Mahasiswa, Ini Pesan dari Rektor UPGRIS Saat Pelepasan

- Selasa, 16 Agustus 2022 | 10:48 WIB
Rektor UPGRIS Dr Sri Suciati secara simbolis melepas mahasiswa yang akan mengikuti program pertukaran mahasiswa Merdeka Belajar. (suaramerdeka.com / Eko Fataip)
Rektor UPGRIS Dr Sri Suciati secara simbolis melepas mahasiswa yang akan mengikuti program pertukaran mahasiswa Merdeka Belajar. (suaramerdeka.com / Eko Fataip)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Program pertukaran mahasiswa dalam negeri pada era Merdeka Belajar dinilai tak hanya akan meningkatkan kompetensi mahasiswa, namun juga mampu menanamkan jiwa nasionalisme.

Rektor Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Dr Sri Suciati mengemukakan, melalui program yang diinisiasi Kemendikbudristek ini, mahasiswa juga akan tumbuh sebagai individu intelektual, dan menambah pengalaman baru yang tidak diperoleh dari perguruan tinggi asal.

"Mahasiswa peserta akan memperoleh pengalaman berharga dalam program pertukaran mahasiwa Merdeka Belajar. Mereka akan menemui adat istiadat, kultur dan akademik yang berbeda-beda," kata Suciati setelah melepas mahasiswa yang akan mengikuti program tersebut, Senin 15 Agustus 2020 kemarin.

Baca Juga: Cek Prediksi Karir dan Keuangan Zodiak Aries, Aquarius, Cancer, Capricorn, Gemini, Leo, Rabu 17 Agustus 2022

Menariknya dari program ini, melalui Modul Nusantara, mahasiswa akan dikenalkan beragam budaya dan kesenian di daerah atau perguruan tinggi yang mereka tuju, termasuk berkenaan destinasi wisata.

Tahun ini mahasiswa UPGRIS yang mengikuti program pertukaran mahasiswa berjumlah 29 mahasiswa.

Mereka berasal dari delapan program studi yang berbeda, di mana peserta nantinya akan mengikuti perkuliahan selama satu semester penuh.

Baca Juga: Udinus Berikan Pelatihan Modul Layanan Berbasis Kurikulum Merdeka untuk Guru SMA / SMK Jepara

Di antara perguruan tinggi tujuan mereka yakni Universitas Bandar Lampung, Universitas Hasanudin, Universitas Islam Riau, Universitas Islam Makassar, Universitas Medan, Universitas Negeri Padang dan sejumlah perguruan tinggi lain di luar Pulau Jawa.

"Program ini sekaligus untuk menanamkan cinta tanah air, memupuk rasa nasionalisme. Mereka akan dipertemukan dengan tokok-tokoh inspiratif, hingga diajak menikmati daerah wisata tempat tujuan," ujarnya.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

FK Undip Gelar Skrining dan Edukasi Lansia

Senin, 3 Oktober 2022 | 17:04 WIB

Bedah 3 Buku Karya Alumni Fakultas Kedokteran Undip

Jumat, 30 September 2022 | 15:31 WIB
X