Apresiasi Batik Karaton, Mahasiswa Desain Mode Batk ISI Surakarta Gelar Pameran dan Webinar

- Jumat, 18 Juni 2021 | 11:00 WIB
Kain batik dari Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dipamerka di Gedung Sungging Prabangkara. (suaramerdeka.com / dok)
Kain batik dari Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dipamerka di Gedung Sungging Prabangkara. (suaramerdeka.com / dok)

SOLO, suaramerdeka.com – Sebagai bentuk apresiasi terhadap busana, perlengkapan aksesoris, dan batik Klasik Karaton, mahasiswa Program Studi Desain Mode Batik ISI Surakarta mengadakan pameran, selama dua hari pada tanggal 16 sampai 17 Juni 2021.

Hari pertama diadakan pameran di Gedung Sungging Prabangkara, pameran ini memamerkan busana, aksesoris, dan batik dari Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Disebutkan, batik merupakan salah satu warisan kebudayaan Nusantara yang telah ada. Dalam Pola batik mempunyai filosofi yang tertuang dalam proses pembuatannya.

Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningkrat merupakan salah satu entitas kebudayaan yang memposisikan diri sebagai salah satu pusat dan rujukan batik Karaton.

Baca Juga: WHO: Lansia Rentan Tertular Covid-19 Butuh Dukungan Kesehatan Mental di Masa Pandemi

Batik klasik merupakan ragam hias pola yang dibuat dengan metode batik yang muncul dan berkembang di lingkungan karaton, khususnya di wilayah Surakarta Hadiningrat.

“Untuk belajar dan membuat Batik Turunan Klasik yang benar-benar original adalah gampang-gampang susah, dikarenakan dalam segi pembuatannya membutuhkan kejelian, ketekunan, dan kesabaran,” ujar Aan Sudarwanto, S. Sn., M. Sn., selaku Ketua Prodi Desain Mode Batik ISI Surakarta.

“Dan dalam Batik klasik yang notabene adalah batik keraton yang telah mencapai titik puncak atau tataran yang paripurna,” katanya.

Baca Juga: Jogo Tonggo Kudus Bakal Jadi Contoh di Bangkalan Madura

Sutriyanto, S. Sn., M. A., Ketua Jurusan Kriya menuturkan, batik klasik termasuk dalam seni tinggi yaitu seni yang diciptakan di istana atau keraton.

“Seiring dengan visi dam misi Institut adalah basic kita adalah Kampus Tradisi, kegiatan ini suatu kesempatan yang luar biasa sekali, di mana nanti teman-teman mahasiswa semuanya bisa mengkaji begitu hebatnya nenek moyang kita ketika menciptakan sebuah karya yang luar biasa,” kata dia.

Hari kedua diadakan Creative Webinar dengan tema “Busana dan Batik Klasik Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat” yang dilaksanakan virtual melalui via zoom, youtube, dan instagram.

Baca Juga: Darwansyah Jadi Ketua Gapensi Kebumen, Gandeng Pengusaha Muda

Pembicara Dra. GRAy. Koes Moertiyah, M. Pd. selaku Ketua Lembaga Dewan Adat Karaton Surakarta Hadiningrat, Putri Dalem Sri Susuhunan Paku Buwono XII dan RM. Restu B. Setiawan, S. Pd., M. Pd. selaku Budayawan Karaton Surakarta yang langsung dimoderatori Galih Hady Soemarto, S. Sn., M. Sn. selaku Dosen Program Studi Desain Mode Batik. 

Wakil Dekan III Fakultas Seni Rupa dan Desain, Drs. Agus Ahmadi, M. Sn., kegiatan ini berjalan dengan baik.

Pameran bertujuan memberikan edukasi Busana dan Batik Klasik yang ada di Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat kepada masyarakat umum serta khususnya kalangan akademik dan praktisi bidang batik mode.

Selain itu demi terwujudnya kepedulian generasi muda dalam pelestarian seni dan budaya lingkungan sosial dan meningkatkan kreatifitas di era globalisasi.

“Terima kasih dan salut kepada panitia yang sudah merancang acara sedemikian rupa, diharapkan untuk ke depannya apapun kegiatan yang berlangsung di FSRD akan selalu dihargai atas kerja kerasnya,” kata dia.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dosen Polines Jadi Ketua Persatuan Insinyur Jateng

Kamis, 16 September 2021 | 22:56 WIB

Dosen Unnes Kenalkan Konsep Green Economy

Rabu, 15 September 2021 | 19:16 WIB

Kepala BPKH Dorong Unnes Buka Prodi Ekonomi Syariah

Rabu, 15 September 2021 | 15:40 WIB

Sarjana UNU Tak Kalah dengan Perguruaan Tinggi Negeri

Selasa, 14 September 2021 | 21:34 WIB

Bupati Kebumen Launching Universitas Muhammadiyah Gombong

Selasa, 14 September 2021 | 21:16 WIB
X