UNDP dan UIII Akan Dirikan Center of Excellence Keuangan Islam dalam Capai SDGs

- Jumat, 18 Juni 2021 | 09:00 WIB
MoU Pendirian Center of Excellence Keuangan Islam SDGs. (suaramerdeka.com / dok)
MoU Pendirian Center of Excellence Keuangan Islam SDGs. (suaramerdeka.com / dok)

Lalu, memberikan kontribusi wawasan keuangan Islam dengan berbagai program dan mekanisme penjangkauan.

Kemudian, memberikan dukungan strategi komunikasi keuangan Islam pada SDGs dan inklusi keuangan. Treakhir, mengadakan pelatihan, lokakarya, dan konferensi untuk meningkatkan kesadaran keuangan Islam dan SDGs.

“Literatur saat ini menunjukkan bahwa berdasarkan Alquran, nilai-nilai SDGs telah dimulai sejak empat belas abad yang lalu bahkan sebelum Elkington memperkenalkan konsep triple bottom line (profit, people, planet) pada tahun 1997 yang kemudian digunakan sebagai referensi utama untuk model berkelanjutan dalam bisnis."

"Sekarang, saatnya kita menerapkan nilai-nilai tersebut dalam industri keuangan Islam untuk meningkatkan pembiayaan hijau, menjangkau layanan hingga ke pelosok desa, dan memperluas produk-produk keuangan Islam demi mengakomodasi kelompok masyarakat yang kurang mampu,” ujar Komaruddin Hidayat, Rektor UIII.

Indonesia telah memberikan contoh yang sangat baik dalam memanfaatkan keuangan Islam untuk SDGs.

 Pada tahun 2018, Indonesia menerbitkan sukuk hijau pertama di dunia, menghimpun lebih dari $3 miliar.

UNDP telah bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia untuk memanfaatkan potensi instrumen-instrumen utama keuangan Islam seperti zakat, wakaf, sukuk, menggunakan mekanisme keuangan mikro, asuransi, atau financial technology (fintech).

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Himmatisi USM Gelar Workshop Bangun Bisnis Berbasis IT

Minggu, 19 September 2021 | 16:05 WIB

Dapat Bantuan Dana Abadi, UGM Beri Beasiswa Mahasiswa

Sabtu, 18 September 2021 | 13:52 WIB

Dosen Polines Jadi Ketua Persatuan Insinyur Jateng

Kamis, 16 September 2021 | 22:56 WIB
X