Ini Syarat Mahasiswa UGM Ikut Kuliah Luring Terbatas

- Kamis, 17 Juni 2021 | 14:21 WIB
Balairung UGM/Foto UGM.ac.id
Balairung UGM/Foto UGM.ac.id

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Kampus UGM siap menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) bauran atau campuran antara daring dan luring pada Agustus 2021. Mahasiswa yang ingin mengikuti perkuliahan secara tatap muka harus memenuhi sejumlah persyaratan.

Wakil Rektor UGM Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Kemahasiswaan, Prof Ir Djagal Wiseso M Agr menyampaikan dalam pelaksanaan kuliah bauran, terutama dalam pelaksanaan tatap muka secara terbatas selalu mengutamakan aspek kesehatan dan keselamatan.

''Untuk mencegah penyebaran Covid-19 saat pembelajaran di lingkungan kampus, kami mensyaratkan beberapa kondisi yang harus dipenuhi oleh mahasiswa sebelum mengikuti kuliah tatap muka. Mereka yang akan mengikuti kuliah luring wajib membawa surat keterangan sehat bebas Covid-19,'' papar Djagal.

Baca Juga: Nissan Sport Seri Z Proto Luncur Agustus Mendatang

Ia mengungkapkan syarat lainnya, mahasiswa harus mengantongi izin atau persetujuan orang tua/wali. Sebelum pelaksanaan kuliah tatap muka, mahasiswa harusmengisi surat pernyataan (informed consent) yang menyatakan persetujuan orangtua/wali untuk anaknya mengikuti kegiatan belajar mengajar di kampus.

Pemeriksaan Periodik

Mahasiswa yang mengikuti kuliah tatap muka selanjutnya secara rutin akan menjalani pemeriksaan Covid-19 secara periodik. Pemeriksaan di fakultas masing-masing menggunakan GeNose C-19 yang tersedia di setiap fakultas/sekolah di lingkungan kampus.

Djagal memaparkan kuliah tatap muka akan digelar secara terbatas dan prioritas untuk mahasiswa angkatan 2020 dan 2021. Selain itu, untuk mahasiswa yang tengah menyelesaikan tugas akhir dan program studi yang membutuhkan penyelenggaraan kegiatan secara tatap muka seperti praktikum, penelitian dan lainnya guna mencapai target capaian pembelajaran.

Baca Juga: PMI Jateng Dapat Penuhi Donor Plasma Konvalesen 10.136 Kantong

Kebijakan perkuliahan secara luring terbatas dilakukan dengan memperhatikan kondisi atau perkembangan situasi pandemi di Tanah Air. Karenanya, ia berharap pandemi di Indonesia terkendali sehingga pembelajaran bauran bisa terlaksana. Namun apabila jumlah kasus Covid-19 meningkat pelaksanaan kuliah tatap muka akan ditangguhkan hingga situasi mereda.

Kepala Pusat Inovasi Kebijakan Akademik (PIKA) UGM, Dr Hatma Suryatmojo SHut MSi menyampaikan saat ini setiap fakultas dan sekolah tengah melakukan pemetaan terhadap mata kuliah yang membutuhkan kegiatan tatap muka. Pemetaan dilakukan pula terhadap dosen yang memenuhi syarat untuk mengajar secara tatap muka serta pemetaan fasilitas.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wakili Jateng, 2 Mahasiswa UPGRIS Berlaga di PON XX Papua

Selasa, 28 September 2021 | 14:24 WIB

Menag Tinjau Pembangunan Ma’had II UIN Walisongo

Senin, 27 September 2021 | 19:47 WIB

USM Berikan Beasiswa 56 Atlet

Sabtu, 25 September 2021 | 16:57 WIB
X