Dorong Peningkatan Ekonomi, Tim Pengabdian FE Unnes Prakarsai Kelompok Usaha

- Rabu, 16 Juni 2021 | 13:20 WIB
Tim Pengabdian Kepada Masyarakat, Fakultas Ekonomi Unnes membentuk kelompok usaha di Kelurahan Sukorejo. (suaramerdeka.com / Eko Fataip)
Tim Pengabdian Kepada Masyarakat, Fakultas Ekonomi Unnes membentuk kelompok usaha di Kelurahan Sukorejo. (suaramerdeka.com / Eko Fataip)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Tim Pengabdian Kepada Masyarakat, Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Semarang (Unnes) memprakarsai sekaligus mendampingi terbentuknya suatu kelompok usaha di RW 5 Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.

Ketua tim pengabdian, Retnoningrum Hidayah menilai, pandemi Covid-19 telah merubah seluruh tatanan kehidupan.

Tak hanya bidang kesehatan yang mengalami dampak signifikan, namun juga bidang lain seperti pendidikan, pembangunan dan perekonomian.

Baca Juga: WhatsApp Akhirnya Batalkan Kebijakan Baru Soal Privasi

"Imbas lainnya terjadi pemutusan tenaga kerja dan kurangnya lapangan pekerjaan. Hal ini ternyata menjadi ancaman bagi perekonomian keluarga. Karenanya, kami inisiatif memprakarsai sekaligus mendapingi ibu rumah tangga untuk membentuk suatu kelompok usaha," kata Retnoningrum, Rabu (16/6).

Kelompok usaha yang dinamai Kelompok Wanita Wirausaha Zainab ini beranggotakan para ibu rumah tangga penghasil jajanan pasar, pembuat kue, penghasil tape hingga penjual berbagai makanan lain di lingkungan sekitar tempat tinggal.

Selanjutnya, kelompok tersebut akan memperoleh pendampingan hingga Desember 2021 mendatang, dalam bidang pemasaran dan pendanaan.

Baca Juga: Kompetensi Lulusan Perguruan Tinggi Indonesia, Ini 5 Profil Dambaan Presiden Joko Widodo

Pihaknya berharap kelompok usaha ini mampu menjalankan roda perekonomian melalui penjualan produk olahan makanan rumah tangga.

Utamanya memperoleh beberapa manfaat mulai dari pendanaan hingga peningkatan kompetensi dalam memasarkan produk.

"Saat ini mereka juga diberikan akses menuju pada pemasaraan produk yang lebih luas melalui platform-platform yang telah kami akomodasi. Pada segi pendanaan, para anggota juga diberikan akses untuk mengajukan pinjaman modal," ujarnya.

Menurutnya, upaya tersebut perlu dilakukan untuk menyelamatkan perekonomian masyarakat di kala pandemi. Sekaligus pula turut membantu pemerintah dalam mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.

"Di saat pandemi dan himpitan ekonomi yang tinggi, tak seyogyanya hanya berpangku tangan dan menanti bantuan pemerintah. Namun harus terus bergerak, berproduksi, berjualan dan menghasilkan rupiah demi menatap kehidupan yang lebih baik," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dosen Polines Jadi Ketua Persatuan Insinyur Jateng

Kamis, 16 September 2021 | 22:56 WIB

Dosen Unnes Kenalkan Konsep Green Economy

Rabu, 15 September 2021 | 19:16 WIB

Kepala BPKH Dorong Unnes Buka Prodi Ekonomi Syariah

Rabu, 15 September 2021 | 15:40 WIB

Sarjana UNU Tak Kalah dengan Perguruaan Tinggi Negeri

Selasa, 14 September 2021 | 21:34 WIB

Bupati Kebumen Launching Universitas Muhammadiyah Gombong

Selasa, 14 September 2021 | 21:16 WIB
X