FH Unnes Ajak Masyarakat Bandungan Memahami Kekayaan Intelektual Komunal

- Senin, 20 Juni 2022 | 23:01 WIB
Tim Pengabdian Kepada Masyarakat FH Unnes foto bersama perangkat desa di Kecamatan Bandungan dalam sosialisasi Kekayaan Intelektual Komunal (foto: dok Unnes)
Tim Pengabdian Kepada Masyarakat FH Unnes foto bersama perangkat desa di Kecamatan Bandungan dalam sosialisasi Kekayaan Intelektual Komunal (foto: dok Unnes)

Kecamatan Bandungan yang mempunyai visi “Kecamatan wisata berbasis pelayanan pada masyarakat” tentu saja ini membawa dampak yang sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi.

Terutama melalui ekonomi kreatif atau potensi-potensi yang ada di daerah Kecamatan Bandungan.

"Seperti potensi wisata, potensi kesenian dan budayanya bisa menjadikan daerah Bandungan sebagai tempat kunjungan wisata yang banyak diminati," kata Drs A Sapto Santoso, Kasi Pemberdayaan Pemerintah dan Masyarakat Desa di sela-sela sambutannya.

Sama halnya dengan Sapto Santoso, Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Hukum Unnes Rindia Fanny Kusumaningtyas SH MH mengungkapkan, bahwa kegiatan pengabdian ini penting untuk dilakukan sebagai penyampaian informasi kepada masyarakat.

Baca Juga: Cihuy, 6 Zodiak Ini Bakal Mandi Keberuntungan di Hari Minggu, 19 Juni 2022

"Khususnya di daerah Bandungan untuk bisa melakukan identifikasi dan inventarisasi terhadap potensi yang ada di seluruh desa Kecamatan Bandungan. Sebagai upaya untuk menerapkan sistem perlindungan defensif yang dapat dilakukan melalui penyusunan basis data (database) atas Kekayaan Intelektual Komunal yang meliputi diantaranya Ekspresi Budaya Tradisional, Pengetahuan Tradisional, dan Indikasi Geografis," kata Rindia.

Pemahaman dan pemanfaatan Kekayaan Intelektual Komunal dapat dicapai melalui pemberian berbagai informasi antara lain tentang kebijakan, peraturan, dan perkembangan terkini dan praktik penerapannya.

Oleh karena itu hadirnya Tim Pengabdian Masyarakat selain memberikan informasi terkait KIK juga mengajak seluruh Perangkat Desa dan Masyarakat di Kecamatan Bandungan untuk mau memulai mengidentifikasi dan menginventarisir terhadap potensi yang ada di setiap desa.

Baca Juga: Hati-hati bagi 6 Zodiak Ini, Akan Menemui Masalah di 7 Hari ke Depan dalam Bulan Juni 2022

Sehingga upaya ini dapat mendukung perlindungan KIK yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat desa setempat karena KIK sendiri ada hasil kreativitas intelektual suatu kelompok masyarakat adat yang memiliki (potensi) nilai komersial (dapat diperdagangkan).

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Manfaatkan Kemasan Produk, Dosen FE USM Bekali UMKM

Sabtu, 3 Desember 2022 | 11:42 WIB

Floria Juara 1 dalam Expo Hari Pangan di USM

Rabu, 30 November 2022 | 15:13 WIB
X