Pendidikan Purbalingga Belum Menggembirakan, Siswa Didorong Lanjutkan Jenjang Lebih Tinggi

- Jumat, 17 Juni 2022 | 13:15 WIB
 Kepala SMPN 1 Purbalingga Runtut menyerahkan penghargaan kepada siswa berprestasi.  (suaramerdeka.com/Arief Noegroho)
Kepala SMPN 1 Purbalingga Runtut menyerahkan penghargaan kepada siswa berprestasi. (suaramerdeka.com/Arief Noegroho)

PURBALINGGA, suaramerdeka.com - Para siswa di Kabupaten Purbalingga didorong untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi.

Karena kondisi pendidikan di Purbalingga saat ini belum menggembirakan.

"Indeks pembangunan manusia Purbalingga yang salah satu unsur utamanya adalah pendidikan. Rata-rata lama sekolah masyarakat Purbalingga baru 7,2 tahun," kata Kepala Dinas Pendidikan Tri Gunawan.

Hal itu dikatakan saat Wisuda Purna Siswa kelas 9 SMPN 1 Purbalingga.

Baca Juga: Penolakan pada Kebijakan LSD Terus Mengalir, dari Asosiasi, Akademisi, hingga Kalangan Pribadi

Wisuda yang diikuti 273 siswa kelas 9 itu digelar di lapangan sekolah.

"Kalau 273 siswa di sini saya yakin pasti akan melanjutkan pendidikan semua," katanya.

Tri Gunawan menambahkan, jika diambil rata-rata pendidikan masyarakat Purbalingga baru kelas 7 lebih 2 bulan.

"Ini masih rendah sekali. Padahal targetnya saat ini kita minimal wajardikdas 9 tahun. Bahkan gubernur dan presiden mencanangkan wajib belajar pendididkan 12 tahun," kata dia.

Baca Juga: Ini Prediksi Ramalan Zodiakmu Sabtu 18 Juni 2022 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Evaluasi PPDB, Sistem Zonasi Wajib Direvisi

Kamis, 21 Juli 2022 | 18:25 WIB
X